godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Selasa , Oktober 26 2021
Home / Daerah / Minta Blokir Game Online !! Bupati Di Bengkulu Surati Menteri Kominfo
Bupati Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu H Sapuan

Minta Blokir Game Online !! Bupati Di Bengkulu Surati Menteri Kominfo

BENGKULU, NusantaraPosOnline.Com-Bupati Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu Sapuan, menyurati Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia.

Melalui surat dinas nomer 555/222/D.8/VI/2021 tanggal 17 Juni 2021, ia meminta agar memblokir Game Online PUBG, game Freefire, Mobile Legends, Higgs Domino Serta Aplikasi sejenis Game Lainnya yang disediakan lewat Smartphone maupun PC. Agar tidak bisa diakses lagi oleh semua kalangan di Kabupaten Mukomuko.

Hal tesebut dilakukan, menjawab banyaknya keluhan masyarakat terkait  situasi wabah Virus Covid-19 Sistem pembelajaran banyak menggunakan sistem dalam jaringan (Daring) dalam proses pembelajaran yang mempengaruhi siswa siswi dalam proses belajar menggunkan Smartphone.

Bupati Mukomuko Langsung merespont permintaan masyarakat dengan Menyurati Kementerian kominfo untuk melakukan pemblokiran game online.

“Keberadaan game online ini dianggap berpotensi merusak mental  generasi bangsa dan dampak negatif lainnya bagi anak seperti kesehatannya, anak lupa dengan tanggung jawabnya dalam hal pendidikan dan sisi perkembangan anak itu sendiri. Jadi kita berupaya dengan menyurati Kementrian Kominfo untuk menyelamatkan masa depan generasi kita,” Tutur Sapuan.

Bupati Sapuan, berharap kepada orang tua Murid dan masyarakat agar bisa menyaring konten baik dan positif  karena teknologi digital juga bermanfaat, dan meminta kepada orang tua murid untuk dapat berperan aktif mengawasi, membimbing dan membatasi aktifitas anak dalam bermain smartphone. Pungkasnya. (Jun)

Check Also

Hambat PTSL Sejak 2019, Kades Di Nganjuk Didemo Warga

NGANJUK, NusantaraPosOnline.Com-Ratusan warga Desa Ngepung Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk, Jawa timur, menggeruduk kantor Kepala desa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!