godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Oktober 24 2021
Home / Hukrim / Minta Sumbangan Pakai Surat Gubernur Sumbar, Lima Penipu Di Padang Ditangkap
Ilustrasi penipuan dengancara minta sumbangan Pakai Surat Gubernur Sumbar

Minta Sumbangan Pakai Surat Gubernur Sumbar, Lima Penipu Di Padang Ditangkap

PADANG, NusantaraPosOnline.Com-Lima orang pelaku penipuan di Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Dengan cara minta sumbangan Pakai Surat Gubernur Sumbar, dibekut Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang. Sabtu (14/8/21).

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, membenarkan kejadian tersebut, ia mengtakan lima pelaku yang diamankan, yakni D (46), DS (51), DM (36) yang ketiganya berasal dari Jawa. Kemudian MR (50) dan A (36) yang keduanya berasal dari Makassar.

“Mereka kita amankan pada Jumat (13/8/2021) saat transaksi di sebuah tempat dan kemudian dibawa ke Mapolresta untuk dimintai keterangan,” kata Rico, Sabtu (14/8/21).

Lebih lanjut ia menjelaskan, mereka diamankan kereka meminta uang dengan menggunakan kop surat dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat. Surat yang ditandatangani Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dimanfaatkan kelimanya meminta uang kepada sejumlah pengusaha, pihak kampus, dan lainnya.

“Padahal, kelima pelaku tersebut bukan sebagai pegawai maupun honorer dari Bappeda Sumbar, melainkan hanya masyarakat umum.” Ujarnya.

Menurut Rico, mereka meminta sumbangan dengan modus membuat buku profil Sumbar dan dibekali surat dari Gubernur Sumbar agar dibantu. Puluhan pengusaha dan pihak kampus telah mmenyerahkan uang ke rekening pribadi mereka dengan total Rp170 juta.

Pihak kepolisian sampai saat ini masih menunggu konfirmasi dari pemerintah provinsi perihal keabsahan surat yang digunakan para terduga pelaku. Sebab, pengakuan para pelaku surat tersebut didapatkan dari pihak gubernur.

“Rencana kami mau konfirmasi dulu ke pihak gubernur terkait surat itu. Kami masih menunggu konfirmasi dari pihak gubernur dulu. Sampai sekarang (pelaku) masih diperiksa,” ujar Rico.

Kalau betul surat ini, sambung Rico, tentu salah pihak Gubernur, masak diberikan ke masyarakat umum untuk meminta uang ke pengusaha. Kalau memang betul, harusnya membuat laporan. Kalau pengakuan mereka memang dapat dari pihak gubernur,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar, Hefdi mengakui telah mengetahui dan melihat surat tersebut. Hanya saja, pihaknya masih melakukan penelusuran keabsahan surat karena surat tersebut tidak memiliki nomor.

“Saya mendapat informasi (juga), tapi pasti belum dapat. Saya melihat (suratnya) memang pakai kop pak gubernur, tapi saya telusuri dulu, apakah betul diterbitkan Bappeda Sumbar,” terangnya.

Terkait kebenaran adanya kegiatan instansi pemerintahan meminta uang sumbangan masyarakat, Hefdi juga mengku belum mendapatkan informasi hal tersebut. (Jun)

Check Also

Korupsi Jalan, KPK Tangkap Wakil Ketua Dewan Direksi PT Wika-Sumindo

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua Dewan Direksi PT. Wika-Sumindo, Petrus Edy Susanto …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!