PALEMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Dalam musim kemarauselama lebih kurang satu bulan terakhir ini, terjadipenyusutan yang tinggi permukan air Sungai Musi Palembang Sumsel, dan anak sungai lainnya.
Hal tesebut dikatakanKepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) Birendrajana menurut dia, penyusutan ini terjadi akibat musim kemarau yang melanda, bahkan penyusutan debit air cukup besar di wilayah curam. Tidak hanya debit air, sedimentasi sungai juga semakin bertambah.
“Penyusutan ini terjadi bukan cuma di Sungai Musi dan anak sungainya seperti Sungai Sekanak bahkan sungai besar Sumsel lain seperti Sungai Lematang dan anak sungainya,” katanya.
Biren menjelaskan, debit air yang menurun dan juga sedimentasi sungai yang bertambah berdampak pada pengelohan air bersih yang dilakukan PDAM Tirta Musi Palembang.
Menurut Biren, kondisinya suatu wilayah semakin berada di hulu sungai maka akan semakin terlihat penurunannya, bisa mencapai empat meter lebih.
“Kami selaku penyediaan air baku untuk kebutuhan air bersih. Air Baku itu yang di ambil Intake yang kemudian akan di proses lebih lanjut masuk dalam Water Treatment plant (WTP)” jelas Biren
Kendati demikian penuruan debit air Sungai Musi ini, menurut Biren, tidak akan mempengaruhi jumlah kebutuhan air bersih di Palembang. PDAM Tirta Musi harus melakukan ektra proses pengelohan air bersih dari air baku yang disediakan melalui Intake.
“Dengan sedimentasi yang sama di saat debir air menyusut, pengelolahan air bersih harus lebih ektralagi” Ujarnya. (Jun)










