Pemdes Kedungjati Jombang Bangun JUT, Jalan Lingkungan Dan Jembatan

Jalan usaha tani (JUT) di desa Kedungjati, yang sudah selesai dikerjakan. Dibiayai dari DD 2024. Jumat (21/6/2024). (Foto : dok koran Nusantara Pos/Rurin).

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Dalam rangka meningkatkan pembangunan  infrastruktur desa, Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungjati, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, membangun Jalan usaha tani (JUT), Jalan lingkungan, dan Jembatan.

Kepala Desa (Kades) Kedungjati, Suwadji menjelaskan, bahwa tahun ini Pemdes Kedungjati melaksanakan 4 (empat) kegiatan pembangunan infrastruktur desa. Yang dibiayai dari Dana desa (DD) tahun 2024.

Empat kegiatan tersebut diantaranya adalah : Pembangunan Jalan usaha tani (JUT) jenis rabat beton, di dusun Kayen, panjang 281 meter, lebar 2,5 meter, menelan anggaran Rp 180 juta; dan pembangunan JUT jenis rabat beton, di Dusun Bogo, panjang 91 meter, lebar 2,5 meter, anggaran Rp 60 juta.

Bangunan jembatan didusun Prayungan, desa Kedungjati, yang sudah selesai dikerjakan. Dibiayai dari DD 2024. Jumat (21/6/2024). (Foto : dok koran Nusantara Pos/Rurin).

“Selanjutnya pembangunan jalan lingkungan jenis rabat beton di Dusun Kayen, panjang 65 meter,  lebar 2,8 meter, anggaran Rp 50 juta; dan Pembangunan Jembatan di Dusun Prayungan, panjang 12, lebar 2,5 meter, anggaran Rp 90 juta.” Terang Kades Suwadji. Jumat (21/6/2024).

Lebih lanjut ia mengatakan, pekerjaan proyek semuanya dilaksanakan secara swakelola oleh Tim pengelola kegiatan (TPK) desa setempat. Mulai dikerjakan sejak Mei 2024 lalu, saat ini semua bangunan sudah selesai 100 persen.

“Pelaksanaan pembangunan berjalan lancar, sesuai dengan perencanaan. Sejak awal pengerjaan sampai proyek selesai Alhamdulillah tidak ada hambatan, berkat dukungan dan partisipasi masyarakat setempat.” Ungkapnya.

Pembangunan Infrastruktur ini, sambung Kades Suwadji, bertujuan untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur desa, Produktivitas pertanian, mempermudah transportasi hasil tani, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat setempat.

Jalan usaha tani (JUT) di desa Kedungjati, yang sudah selesai dikerjakan. Dibiayai dari DD 2024. Jumat (21/6/2024). (Foto : dok koran Nusantara Pos/Rurin)

“Saya berharap pembangunan ini juga dapat menjadi penggerak ekonomi warga, agar lebih baik lagi” Ucap Suwadji.

Ia juga menjelaskan, bahwa pembangunan JUT, jalan lingkungan, dan jembatan ini, merupakan usulan dari warga yang di sampaikan melalui Musyawarah rencana pembangunan desa (Musrembangdes) yang melibatkan Pemdes, BPD, RT, RW dan tokoh masyarakat setempat.

“Sebelum pembangunan dilaksanakan, sudah melaui proses Musrembangdes, dan Musdes Dengan tujuan agar pengunaan Infrastruktur dari Dana desa, tepat sasaran, sesuai kebutuhan dan usulan masyarakat.” Terangnya.

Dikatakanya, pembangunan ini juga mendapat sambutan positip dari warga. Warga merasa berterima kasih atas pembangunan JUT, jalan lingkungan, dan jembatan ini.

Bangunan jembatan didusun Prayungan, desa Kedungjati, yang sudah selesai dikerjakan. Dibiayai dari DD 2024. Jumat (21/6/2024). (Foto : dok koran Nusantara Pos/Rurin)

“Warga merasa senang karena pembangunan ini, berdasarkan usulan, dan kebutuhan masyarakat. Semoga pembangunan ini dapat membawa kemajuan desa Kedungjati dalam segala bidang.” Ujar Suwadji.

Ia juga menambahkan, bahwa pembangunan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemdes Kedungjati, untuk terus melakukan upaya untuk membangun desa agar lebih baik lagi. Dan ini akan terus kami lakukan. Pungkasnya.

Sementara itu, ketua TPK desa Kedungjati Sisno mengatakan, dalam melaksanakan proyek tersebut pihaknya mengutamakan kualitas hasil kerja, agar menghasilkan bangunan yang bermutu baik, agar nantinya masa penggunaan bangunan tersebut bisa bertahan lama.

“Sebelum dibangun jalan atau dirabat beton, terlebih dahulu dilakukan pematangan lahan, dengan cara dilakukan pengurugan, dan pemadatan permukaan tanah yang akan di rabat. Agar jalan yang dihasilkan berkualitas bagus, dan tahan lama.” Kata Sisno. Jumat (21/6/2024).

Jalan lingkungan jenis rabat beton di desa Kedungjati, yang sudah selesai dikerjakan. Dibiayai dari DD 2024. Jumat (21/6/2024). (Foto : dok koran Nusantara Pos/Rurin).

Ia menambahkan, untuk tenaga kerjanya diambil dari warga setempat sebagai bentuk pemberdayaan terhadap warga, untuk membantu perekonomian warga yang membutuhkan pekerjaan.

“Pengerjaan proyek ini dimulai sejak Mei 2024 lalu. Sekarang bangunan sudah selesai dan dapat digunakan oleh warga selaku penerima manfaat pembangunan. Sejak masa pengerjaan berjalan lacar, berkat kekompakan TPK, pemdes, BPD, serta dukungan masyarakat.” Ujarnya.***

Pewarta : RURIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!