godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Jumat , Juli 30 2021
Home / Politik / Pengamat Politik : Pilpres 2024 Diprediksi Munculkan 3 Capres
Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Studies (Indostrategic) Akhmad Khoirul Umam

Pengamat Politik : Pilpres 2024 Diprediksi Munculkan 3 Capres

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Pemilihan presiden tahun 2024 nanti diprediksi bakal memunculkan pasangan calon presiden berkontestasi merebut kursi RI 1 saja.

Hal tersebut, diungkapkan Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Studies (Indostrategic) Akhmad Khoirul Umam. Kamis (25/3). “Saat ini masih banyak partai politik yang terjebak dengan sikap pragmatis. Yang berdampak, hanya memikirkan kemenangan dan tokoh yang diajukan tidak sesuai pasar politiknya.” Kata Umam.

Menurut Umam, Bahkan masalah prgmatisme itulah membuat pasangan yang berkontestasi hanya menjadi dua pasangan. “Problemnya, banyak partai politik papan tengah yang cenderung bersikap pragmatis, asal menang, dan tidak memiliki tokoh publik yg marketable, maka mereka cenderung mengekor ke partai-partai besar,” ujarnya.

Menurut analisa Umam, pada Pilpres 2024, PDIP akan memprioritaskan Puan Maharani untuk dijadikan capres. Alasan lainnya, Umam melihat PDIP akan belajar dari pilpres sebelumnya karena Joko Widodo sebagai petugas partai tidak sepenuhnya mentatati perintah partai.

Calon kedua, kata Umam Gerindra akan melirik Sandiaga Salahudin Uno. Meski demikian, maju tidaknya Sandiaga Uno ditentukan oleh sikap politik Prabowo.

Jika ternyata Prabowo maju bisa jadi dia akan berpasangan dengan Puan Maharani. Sedangkan, kandidat lain yang memungkinkan adalah Anies Bawedan dan Agus Harimurti Yudhoyono.

“Anies-AHY bisa merepresentasikan kekuatan muda dan simbol regenerasi kepemimpinan nasional. Sedangkan Prabowo-Puan akan dipandang wakil mereka yang berpengalaman di pemerintahan,” Demikian analisa yang diungkapkan Umam.

Pengamatan Umam, Pilpres 2024 akan ditentukan oleh sikap politik Golkar dan PKB. Meski Golkar dan PKB kerap bergabung dengan koalisi besar, peta 2024 akan lebih mungkin memunculkan peluang bahwa calon kuat bukan berarti yang berasal dari koalisi partai besar.

“Pilpres 2024 akan merujuk kembali pada 2004 & 2014, kekuatan koalisi besar tidak menjamin  Capres-Cawapresnya terpilih, jika memang tidak connect dengan harapan rakyat,” ucapnya. (Bd)

Check Also

Riset SMRC: Tanpa PDIP Ganjar Pranowo Unggul Sebagai Capres

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Manajer Program SMRC (Saiful Mujani Research & Consultant) Saidiman Ahmad menyebutkan, menunjukkan bahwa Ganjar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!