godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Rabu , Juni 23 2021
Home / Daerah / Positif Covid-19, Wawali Kota Probolinggo Soufis Subri Meninggal Dunia
Wakil Wali Kota Probolinggo M Soufis Subri

Positif Covid-19, Wawali Kota Probolinggo Soufis Subri Meninggal Dunia

PROBOLINGGO, NusantaraPosOnline.Com-Wakil Wali (Wawali) Kota Probolinggo M Soufis Subri meninggal dunia pada Rabu (09/12/2020) sekitar pukul 06.30 WIB di RSUD dr. Soetomo Surabaya. M Soufis Subri meninggal dunia karena virus corona atau Covid-19. Terhitung sudah 19 hari almarhum berjuang melawan virus asal China tersebut.

“Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri tutup usia pada hari Rabu pukul 06.30 WIB, setelah dirawat selama 19 hari di RSUD dr Soetomo Surabaya karena COVID-19,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo Aman Suryaman.

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mendengar kabar bahwa Subri meninggal dunia dari Pelaksana Tugas Direktur RSUD Mohammad Saleh dr Abraar HS Kuddah pada Rabu pagi.

“Rencana pemakaman di Kebonsari Kulon, kami siapkan lokasi pemakamannya berkoordinasi dengan tiga pilar,” katanya.

Jajaran pegawai Pemkot Probolinggo saat ini masih menunggu kedatangan jenazah Wakil Wali Kota Subri dari RSUD dr Soetomo Surabaya. “Kami akan memberikan penghormatan terakhir di kantor pemkot, untuk dilakukan salat jenazah dengan menerapkan protokol kesehatan. Pukul 11.00 WIB, pemberangkatan ke makam keluarga besar di Kebonsari Kulon,” kata Wali Kota.

Mochammad Soufis Subri dilaporkan mengeluh demam dan nafsu makannya menurun pada 11 November 2020, sepulang dari perjalanan dinas di Bandung. Subri selanjutnya batuk dan demam sehingga memutuskan untuk berkonsultasi dengan Pelaksana Tugas Direktur RSUD dr Mohamad Saleh dan menjalani pemeriksaan thorax. Hasil pemeriksaan yang keluar pada 18 November menunjukkan kondisi thoraxnya normal.

Dia mengeluhkan demam yang tak kunjung reda dan setelah menjalani pemeriksaan dinyatakan positif tertulari COVID 19. Subri kemudian menjalani perawatan di RSUD dr Mohamad Saleh. Pada 22 November, dia dirujuk ke RSUD Dr Soetomo Surabaya karena kondisinya menurun. “Semua terapi sudah diberikan selama menjalani perawatan di sana, pemasangan ventilator hingga ECMO (Extracorporeal Membrane Oxygenation) sesuai persetujuan keluarga,” kata Aman Suryaman. (Ags)

Check Also

Klaster Hajatan, Diduga Penyebab Lonjakan Positif COVID-19 Di Sidoarjo

SIDOARJO, NusantaraPosOnline.Com-Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo, Atok Irawan menyebutkan, Lonjakan kasus Covid-19 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!