Pemerintah

Selesai Dibangun, Jembatan Ploso Jombang Dibuka Uji Coba 3 Hari

×

Selesai Dibangun, Jembatan Ploso Jombang Dibuka Uji Coba 3 Hari

Sebarkan artikel ini
Jembatan Ploso yang membentang di atas Sungai Brantas di Kabupaten Jombang, yang mulai dibuka ujicoba selama 3 hari. Jombang (25/3/2022) Foto : Dok NP/Sinta

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Jembatan baru di Kecamatan Ploso Jombang, baru saja selesai dibangun pada awal tahun 2022 lalu. Namun jembatan yang membentang di atas Sungai Brantas di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sampai hari ini belum diresmikan.

Kendati belum diresmikan. Kini jembatan mulai dibuka untuk uji coba selama tiga hari, mulai hari ini Jumat – Minggu (25 – 27 Maret 2022).

Jembatan ini menghubungkan dari dan menuju Jalan Raya Gedek-Ploso arah Mojokerto, Jalan Babat-Jombang arah Lamongan, dan Jalan Jombang-Ploso arah Jalan Tol Trans Jawa di Gerbang Tol Jombang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang Hartono, mengatakan pembukaan jembatan ini setelah ada rapat gabungan antara Kementerian PUPR, Pemprov Jatim, Pemkab Jombang dan aparat kepolisian setempat, terkait rencana uji coba jembatan baru Ploso.

“Rapat gabungan dilaksanakan pada Selasa 22 Maret 2022. Dalam rapat itu disepakati uji coba akan mulai dilaksanakan selama tiga hari, sejak hari ini Jumat – Minggu (25 – 27 Maret 2022), dan uji coba hanya lima jam, mulai pukul 15.00 sampai 20.00 setiap hari. Rencananya setelah ujicoba tiga hari, baru akan dibuka untuk umum secara terbatas.

Ia menjelaskan, pembukaan dan uji coba jembatan baru ploso ini juga bertujuan untuk mengurai simpul kemacetan akibat pertemuan lalu lintas dari 3 arah. Yang biasa terjadi  setiap akhir pekan di sekitar Jembatan Ploso.

Hartono juga menyampaikan, bahwa pihaknya belum mengetahui kapan jembatan baru Ploso ini akan dibuka permanen, karena masih menunggu peresmian.

“Yang jelas pembukaan secara permanen jembatan baru ini, setelah ada peresmian. Namun jika sampai pada H-7   sampai H + 7 Lebaran masih belum diresmikan, nantinya jalan tetap akan dibuka, untuk mengurangi kemacetan pada arus mudik dan arus balik.” Ujarnya.

Untuk diketahui Jembatan Ploso dibangun dari APBN Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur dan Bali senilai Rp 137,7 miliar. Tender / Lelang proyek dimenangkan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Dengan masa pelaksanaan 463 hari kalender sejak tanggal kontrak 25 September 2020 silam, namun pembangunan baru selesai pada awal 2022 atau molor.

Secara konstruksi, Jembatan Ploso berbentuk flyover atau jalan layang bercabang berbentuk huruf Y dengan total panjang 1,27 kilometer.

Struktur jembatan terdiri dari 4 abutmen dengan jumlah pilar 13 pier dan lebar lajur 7 meter, dilengkapi sistem drainase untuk mengantisipasi terjadinya genangan saat turun hujan.

Jembatan Ploso baru dibangun sekitar 500 meter dari jembatan eksisting untuk mengurangi beban lalu lintasnya dengan dua lajur fungsional.

Jembatan baru nantinya bisa dimanfaatkan sebagai alternatif pengguna jalan dan mengurai kemacetan di wilayah tersebut. Kemacetan terjadi karena sering dilintasi kendaraan berat dari Jalan Nasional Jombang menuju Jalan Pantai Utara Jawa (Pantura) serta penghubung kawasan Jombang Selatan dan Jombang Utara. (Why/May)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!