Pemerintah

Ubah Peran APIP Jadi Mitra Strategis, Pemkab Jombang Resmi Luncurkan Portal Digital PRIME 169

×

Ubah Peran APIP Jadi Mitra Strategis, Pemkab Jombang Resmi Luncurkan Portal Digital PRIME 169

Sebarkan artikel ini
FOTO : Acara peluncuran portal aplikasi inovatif bernama "PRIME 169" di Ruang Bung Tomo, Kantor Pemkab Jombang, pada Kamis (13/8/2026) siang.

Terobosan baru dihadirkan Pemkab Jombang dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Melalui portal digital paperless “PRIME 169”, sistem pengawasan kini bertransformasi menjadi serba digital, instan, dan minim anggaran.

JOMBANG, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang terus menaruh komitmen tinggi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan responsif. Langkah progresif tersebut ditandai dengan peluncuran resmi portal aplikasi inovatif bernama “PRIME 169” (Portal Inspektorat Jombang Melayani). Acara peluncuran berlangsung khidmat di Ruang Bung Tomo, Kantor Pemkab Jombang, pada Kamis (13/8/2026) siang.

Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, dengan didampingi jajaran Staf Ahli dan Asisten. Kehadiran para Kepala OPD di lingkup Pemkab Jombang, seluruh Kepala Puskesmas, serta jajaran Kepala SMPN dan perwakilan Kepala SDN se-Kabupaten Jombang menjadi bukti keseriusan daerah dalam menyambut era pengawasan digital.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jombang yang akrab disapa Gus Wabup Salmanudin menegaskan bahwa peluncuran PRIME 169 bukan sekadar seremonial. Aplikasi ini merupakan bagian nyata dari pelaksanaan amanat Pasal 66 huruf b Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Aturan tersebut mewajibkan Wakil Bupati untuk mengoordinasikan kegiatan perangkat daerah sekaligus menindaklanjuti laporan hasil pengawasan.

Lebih lanjut, Gus Wabup menyampaikan bahwa di era modern saat ini, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) telah mengalami transformasi peran yang sangat besar. Inspektorat tidak lagi diposisikan sebagai figur menakutkan yang sekadar mencari kesalahan (quality assurance), melainkan hadir sebagai mitra kerja strategis (trusted advisor) bagi seluruh instansi di pemerintah daerah.

“APIP kini memegang peranan penting sebagai partner strategis. Menjadi mitra yang memberikan saran, pendampingan, konsultasi, serta membantu mencari solusi atas berbagai permasalahan,” tegas Gus Wabup Salmanudin.

Ia juga menambahkan bahwa Inspektorat saat ini memikul tanggung jawab besar. “Tidak hanya mengawasi keuangan, tetapi juga mengawal program strategis daerah dan nasional demi memberikan penjaminan mutu atas keandalan laporan dan kualitas tata kelola pemerintahan,” imbuhnya.

Guna mencegah terjadinya kesalahan administrasi yang berulang, Pemkab Jombang mendorong seluruh jajaran perangkat daerah untuk meningkatkan disiplin. Hasil evaluasi berkala harus dijadikan momentum pembelajaran bersama menuju kebiasaan tata kelola yang benar dan patuh hukum.

Aplikasi PRIME 169 sendiri dikembangkan secara mandiri oleh Pemkab Jombang. Keunggulannya, portal ini mampu mentransformasi sistem pengawasan di Kabupaten Jombang menjadi serba digital, efektif, dan ramah anggaran karena menerapkan konsep tanpa kertas (paperless).

Melalui aplikasi ini, instansi Perangkat Daerah, Puskesmas, hingga Sekolah kini dapat mengunggah dokumen tindak lanjut serta berkonsultasi mencari solusi pengawasan secara cepat tanpa terhambat birokrasi yang berbelit. Fitur pemantauan langsung secara real-time dan sistem peringatan dini (early warning system) pada aplikasi ini menjadi kunci utama untuk mencegah temuan berulang.

Acara puncak ditandai dengan penekanan tombol di layar digital oleh Wakil Bupati, menandai babak baru pengawasan digital di Jombang.

Bismillahirrahmannirrahim, Aplikasi PRIME 169 Portal Inspektorat Jombang Melayani secara resmi saya nyatakan diluncurkan. Mari kita satukan tekad dan langkah untuk membangun birokrasi yang berintegritas tinggi serta mewujudkan tata kelola Pemerintahan Kabupaten Jombang yang akuntabel, transparan, dan bersih,” pungkas Gus Wabup Salmanudin disambut tepuk tangan para undangan.

Prosesi sakral penekanan tombol tersebut turut disaksikan dan didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Bambang Suntowo,serta Inspektur Kabupaten Jombang, Abdul Madjid Nindyagung.

Pewarta : RISKA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!