godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Desember 5 2021
Home / Agama / Sholat Sunnah Fajar, Bisa Dapat Pahala Yang Besar
Ilustrasi Sholat Sunnah Fajar

Sholat Sunnah Fajar, Bisa Dapat Pahala Yang Besar

NusantaraPosOnline.Com-Mungkin beberapa umat Islam belum menyadari bahwa sebelum sholat subuh, terdapat sholat sunnah fajar yang memiliki banyak keutamaan, dan pahala.

Sholat Sunnah Fajar adalah merupakan salah satu sholat sunnah dua rakaat yang dikerjakan sebelum sholat subuh. Sholat sunnah fajar atau biasa juga disebut sholat qobliyah subuh adalah sholat sunah dua rakaat yang dikerjakan sebelum Sholat Subuh. Memiliki keutamaan besar. Kaum Muslimin pun dianjurkan rutin melakukannya setiap pagi.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua rakaat fajar (sholat sunnah qabliyah shubuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim).

Lalu apa saja keutamaan shalat sunnah fajar jika dikerjakan? Berikut tim Arahkata sudah merangkum beberapa manfaat dari sholat sunnah fajar diantaranya :

1. Pahala tidak terhingga

Keutamaan menjalankan sholat sunnah fajar adalah mendapatkan pahala yang tidak terbatas.

Aisyah RA berkata, “Nabi SAW tidaklah menjaga sholat sunah yang lebih daripada menjaga sholat sunah dua rakaat sebelum subuh.” (HR Muslim).

2. Lebih baik dari dunia dan seisinya

Sholat sunnah fajar adalah salah satu shalat sunnah yang baik dikerjakan karena terkait pahala yang begitu besar apabila umat muslim mengejarkannya.

Bahkan sholat tersebut lebih baik dari dunia dan seisinya, hal ini seperti dikatan Hadits riwayat Muslim. Rasulullah SAW bersabda:

Dua raka’at fajar (salat sunah qobliyah subuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim no. 725).

3. Kebaikan di akhirat

Apabila umat muslim melaksanakan sholat sunnah fajar niscaya Allah akan berikan kebaikan diakhirat kelak.

Hadist dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu yang berbunyi : 

“Rasulullah SAW dalam dua raka’at shalat sunnah subuh surat Al Kafirum dan Al Ikhlas” (HR. Muslim 726).

4. Teladan Rasulullah SAW

Mengerjakan sholat sunnh fajar adalah salah satu teladan Rasulullah SAW. Rasulullah SAW dahulu diam antara adzannya Muazin hingga shalat subuh. Sebelum sholat subuh dimulai, beliau dahulu dua raka’at ringan” (HR. Bukhari no. 618 dan Muslim 723).

Lalu bagaimana niat serta tata cara pelaksanaannya? Berikut penjelasannya, seperti telah MNC Portal rangkum berikut ini.

1.Nama lain sholat sunah fajar.

Jika azan subuh sudah berkumandang, kaum Muslimin sebaiknya segera bangun dari tempat tidur dan mengambil air wudu untuk melaksanakan sholat sunah fajar atau sholat qabliyah subuh.

Selain kedua nama tersebut, ternyata sholat sunah fajar memiliki beberapa sebutan lain yang didasarkan pada redaksi hadis. Ada yang menamainya dengan sholat sunah subuh. Ada yang mengatakan sholat sunah barad karena pelaksanaannya dilakukan ketika hari masih dingin. Adapula yang menamakannya sholat sunah ghadat yaitu sholat sunah yang dilakukan pagi-pagi sekali.

2. Niat dan tata cara

Niat sholat sunah fajar cukup diungkapkan dalam hati sebelum menunaikannya. Setelah membaca niat dan melafazkan takbir, pelaksanaan sholat sunah fajar dianjurkan untuk membaca Surah Al Kafirun untuk rakaat pertama dan dilanjut dengan bacaan Surah Al Ikhlas di rakaat kedua.

Hal ini sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam dari hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu:

عن أبي هريرة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم “قرأ في ركعتي الفجر قل يا أيها الكافرون وقل هو الله أحد

Artinya :Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam membaca Al Kafirun dan Al Ikhlas saat sholat fajar dua rakaat.”

Bisa juga dengan membaca salah satu potongan ayat pendek dari Surah Al Baqarah yang juga dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam sebagaimana tertuang dalam hadis berikut ini:

 كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يقرأ في ركعتي الفجر (قولوا آمنا بالله وما أنزل إلينا ) والتي في آل عمران ( تعالوا إلى كلمة سواء بيننا وبينكم)

Artinya: “Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam membaca ‘Quluu amanna billahi wa maa unzila ilaina’ dan ayat dalam Ali Imran, ‘Ta’aalau ila kalimatin sawa’in bainana wa bainakum’ saat sholat fajar.” (HR Muslim dan Ibnu Abbas)

Selain itu, sholat sunah fajar dianjurkan untuk tidak dilangsungkan secara berlama-lama sesuai ajaran Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Demikian ulasan singkat mengenai sholat sunah fajar. Mulai pengertian, niat, hingga tata cara pelaksanaannya. Wallahu a’lam bishawab. (Redaksi)

Check Also

PBNU Putuskan Muktamar Ke-34 Akan Digelar Tanggal 23 – 25 Desember 2021

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memutuskan penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU akan diselenggarakan pada 23 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!