godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Desember 5 2021
Home / Nasional / Parah, Perwira Polisi Booking Mahasiswi Cantik Rp 11 Juta, 2 Oknum Anggota Ikut Pesta Sabu Bareng
Mahasiswi cantik bernama Chinara Christine memberikan kesaksian di PN Surabaya. (Foto Istimewah)

Parah, Perwira Polisi Booking Mahasiswi Cantik Rp 11 Juta, 2 Oknum Anggota Ikut Pesta Sabu Bareng

SURABAYA, NusantaraPosOnline.Com-Sebuah fakta baru diungkap oleh saksi seorang Mahasiswi cantik bernama Chinara Christine ia mengaku dibooking Rp 11 juta oleh perwira polisi. Hal ini terungkap dalam persidangan tiga oknum polisi di Pengadilan Negeri Surabaya.

Mahasiswi cantik bernama Chinara Christine dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan tersebut. Chinara Christine mengaku dibooking Rp 11 juta oleh perwira polisi bernama Iptu Eko Junianto. Untuk menemani pesta sabu di Hotel Midtown Surabaya pada 28 April 2021 silam.

Perkenalanan Chinara dengan Iptu Eko Junianto berawal saat Chinara yang bekerja freelance mendapatkan pekerjaan dari temannya, Alex untuk menemani Iptu Eko Junianto di kamar hotel.

Mahasiswi cantik ini membeberkan kejadian yang ia alami, awalnya dia ditawari pekerjaan oleh temannya, Alex untuk menemani Iptu Eko Junianto di kamar hotel. Chinara dihubungi ALex lewat chat dan diminta untuk melayani seorang polisi dari Jakarta.

“Saya dapat chatting dari Alex. Ada polisi dari Jakarta mau datang ke Surabaya ingin diservis (menemani di kamar) tak lama kemudian Pak Eko menghubungi saya,” Ucap Chinara dalam persidangan yang digelar di PN Surabaya, Kamis (29/10/2021).

Chinara diminta oleh terdakwa Iptu Eko Junianto datang ke Hotel Midtown Surabaya sekitar jam 10 malam. Ia lantas datang ke hotel Midtown Surabaya dan menuju kamar 1701.

Di dalam kamar, Iptu Eko Junianto langsung menyodorkan narkotika jenis ekstasi kepada Chinara. “Begitu saya datang, saya langsung dikasih ekstasi,” aku Chinara.

Mahasiswi cantik itu pun tidak menolak pemberian Iptu Eko Junianto dengan alasan takut batal dibooking oleh terdakwa.

“Tidak mungkin saya menolaknya karena keprofesionalan pekerjaan. Dan kalau saya menolak Pak Eko pasti mengcancel saya,” lanjutnya.

Chinara mengaku dibooking Rp11 juta untuk menemani Iptu Eko Junianto di dalam kamar. Namun, katanya, dia tidak tahu jika di hotel tersebut Iptu Eko Junianto sedang pesta sabu bersama dua anggota polisi lainnya.

“Saya dibayar Rp 11 juta. Tapi saya gak tau kalau ternyata di situ ada party,” ungkapnya.

Chinara juga menceritakan detik-detik Paminal Mabes Polri menangkap Iptu Eko Junianto bersama dua anggota lainnya, yakni Aipda Agung Pratidina dan Brigpol Sudidik.

“Saya berada di ruang tengah saat penggerebekan. Pak Agung waktu itu turun ke lobby untuk ambil minum. Pak Eko dan Pak Sudidik ada di dalam kamar,” terangnya.

Semua orang yang berada dalam kamar itu pun ditangkap dan dites urine. Hasilnya positif narkoba, termasuk Chinara.

Untuk diketahui, Ketiga terdakwa itu adalah, mantan Kanit III Satnarkoba Polrestabes Surabaya Iptu Eko Julianto dan dua anak buahnya, Aipda Agung Pratidina dan Brgpol Sudidik. (Ags)

Check Also

4 Koruptor Proyek Masjid Sriwijaya Dituntut 19 Tahun Bui

PALEMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sumatra Selatan, menuntut empat terdakwa kasus dugan korupsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!