godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Sabtu , September 25 2021
Home / Daerah / Tarif Tol Solo-Ngawi Naik Mulai 19 Agustus 2021
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah) dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (kedua kanan) saat peresmian ruas Tol Sragen-Ngawi di kilometer 538 jalan tol Solo-Ngawi, tahun 2018 silam. Foto : Biro Pers, Setpres

Tarif Tol Solo-Ngawi Naik Mulai 19 Agustus 2021

NGAWI, NusantaraPosOnline.Com-Tarif di empat ruas Tol Trans Jawa (Tol Surabaya-Jakarta) untuk kendaraan golingan I naik terhitung mulai Kamis 19 Agustus 2021 pukul 00.00 WIB.

Kenaikan tarif tersebut salah satunya di ruas tol Solo-Ngawi atau sebaliknya yang dikelola PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN).

Sedangkan tiga ruas lainnya, yakni jalan tol Pemalang-Batang yang dikelola oleh PT Pemalang Batang Toll Road, jalan tol Batang-Semarang yang dikelola oleh PT Jasamarga Semarang Batang, serta jalan tol Pasuruan-Probolinggo oleh PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol.

Dari pantauan NusantaraPosOnline.Com, pada akun resmi Instagram PT JSN, tarif tol Solo-Ngawi terbaru per 19 Agustus 2021 dari Colomadu sampai Klitik, Ngawi, untuk kendaraan golongan I (sedan, mobil jip, pikup, truk kecil, dan bus) sebesar Rp104.500.

Tarif lama (2018) dari Kartasura/Colomadu sampai Ngawi untuk kendaraan golongan I sebesar Rp 86.500.

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), Arie Irianto, mengatakan dalam hal pelayanan konstruksi telah dilakukan perbaikan dan pemeliharaan fisik jalan tol secara periodik, rekonstruksi perkerasan guna meningkatkan kualitas jalan, penghijauan di sepanjang jalan tol, pembersihan lajur jalan tol dan saluran air, pemeliharaan rambu, dan penerangan jalan umum serta pemeliharaan landscape jalan tol.

“Sedang dalam proses pengerjaan Scrapping Filling Overlay (SFO) sepanjang 5 km sejak akhir Juli 2021 dan ditargetkan selesai dalam waktu 6 bulan. SFO ini dilakukan di Km 492+200 Colomadu hingga Km 514+000 Karanganyar Ruas Jalan Tol Solo-Ngawi arah Ngawi,” kata dia, Senin (16/8/2021).

Sementara itu, Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru, mengtakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di semester I-2021 yang meningkat 7,07% secara tahunan (year on year) sejalan dengan peran jalan tol dalam percepatan distribusi barang dan jasa.

“Dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi ini tentunya menunjukkan masyarakat dan pelaku usaha kembali beraktivitas meski dengan pembatasan-pembatasan. Dengan adanya jalan tol, distribusi barang dan jasa dari para pelaku usaha dapat lebih cepat diterima, sehingga denyut ekonomi dapat berputar kembali dan perlahan berangsur normal kembali,” Ujarnyarnya.

Penyesuaian tarif tol telah diatur dalam Pasal 48 ayat (3) Undang-Undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Pasal 68 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan PP Nomor 30 Tahun 2017 tentang Perubahan Ketiga Atas PP Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.

Berdasarkan regulasi tersebut, evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi.

Ia menambahkan, penyesuaian tarif juga dibutuhkan untuk memastikan iklim investasi jalan tol yang kondusif, menjaga kepercayaan investor dan pelaku pasar terhadap industri jalan tol yang prospektif di Indonesia, serta menjamin level of service pengelola jalan tol tetap sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol. (Eny)

Check Also

Personel Gabungan Gelar Operasi Yustisi Dan Pembagian Masker Gratis Di Pasar Pedas

Ngawi, NusantaraPosOnline.Com-Antisipasi angka penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Ngawi, personel gabungan yang terdiri dari TNI, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!