godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Oktober 24 2021
Home / Pemerintah / TKPRD Jombang Gelar Rapat Evaluasi Pemanfaatan Ruang Caturwulan Kedua Tahun 2021

TKPRD Jombang Gelar Rapat Evaluasi Pemanfaatan Ruang Caturwulan Kedua Tahun 2021

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Memasuki Fase Caturwulan kedua tahun 2021, Sekretariat Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) Pemerintah Kabupaten Jombang melakukan rapat evaluasi pelaksanaan pemanfaatan ruang.

Acara rapat tersebut dipimpin  langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Dr. H. Akh. Jazuli, S.H, M.Si. yang juga merupakan ketua TKPRD Kabupaten Jombang. Dalam sambutannya Jazuli menyampaikan bahwa rapat evaluasi ini dilaksanakan dalam rangka untuk mengetahui progres pelaksanaan pemanfaatan ruang serta dapat dimanfaatkan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan pembangunan dan investasi di Kabupaten Jombang.

“Selain itu kegiatan ini juga membahas serta mengevaluasi jenis kegiatan dan investasi yang telah dilaksanakan serta mengkolaborasikan dengan rencana tata ruang wilayah sampai dengan bulan April 2021” ujarnya.

Menurut Jazuli, evaluasi ini bertujuan untuk mendorong percepatan realisasi investasi yang dilaksanakan pelaku usaha agar dapat segera melaksanakan kegiatannya dan berdampak terhadap perekonomian dan pembangunan di Kabupaten Jombang.

Sementara itu, dalam pembahasan rapat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang yang juga selaku Sekretars TKPRD Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum, S.T, M.Si. memaparkan hasil pelaksanaan pemanfaatan ruang sampai dengan Caturwulan pertama mencapai 41 kegiatan.

“Jenis kegiatan yang dominan berupa perumahan dan industri serta perdagangan. Sedangkan sisanya berupa kegiatan pada sektor peternakan, sektor pariwisata serta menara telekomunikasi.” Kata Ulum, dalam paparnya.

Menurut Ulum, kendala yang ada sampai saat ini adalah adanya beberapa peraturan yang perlu mendapatkan perhatian, dintaranya adalah peraturan daerah terkait tata ruang dan penataan menara telekomunikasi.

“Sampai saat ini revisi rencana tata ruang wilayah masih dalam tahap proses legislasi peraturan daerah. Sedangkan peraturan daerah terkait menara telekomunikasi juga perlu mendapatkan perhatian, mengingat perkembangan teknologi jaringan telekomunikasi sangat pesat.” Ujarnya Ulum.

Ulum berpendapat, perlukan penyesuaian mengingat perda menara telekomunikasi masih menggunakan asumsi teknologi jaringan 3G. sedangkan tahun ini jaringan 5G sudah bersiap diluncurkan. Kebutuhan ruang menjadi lebih sempit dan padat. Selain itu wilayah perbatasan banyak yang belum terlayani jaringan telekomunikasi. “Jadi perlu ada perhatian lebih untuk memastikan seluruh wilayah tercover jaringan” Pungkasnya. (May)

Check Also

Program TMMD Reguler Ke-112 Di Desa Duyung Trawas Resmi Ditutup

MOJOKERTO, NusantaraPosOnline.Com-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-112 di Desa Duyung Kecamatan Trawas, Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!