godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Oktober 24 2021
Home / Hukrim / Penipuan Modus Jualan Makanan Online, Warga Surabaya Dibekuk Polisi
Tersangka, ES (pakai baju tahanan) dihadirkan saat dirilis depan wartawan. Jumat (18/6/2021)

Penipuan Modus Jualan Makanan Online, Warga Surabaya Dibekuk Polisi

SURABAYA, NusantaraPosOnline.Com-Seorang ibu rumah tangga, ES (35)asal Jalan Babatan Pratama Wiyung, Surabaya. Terpaksa harus menginap di sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Dia diamankan karena memperdagangkan barang atau jasa yang tidak sesuai dengan janji yang dinyatakan dalam label, etiket, keterangan, iklan atau promosi penjualan barang.

Pelaku ES mempunyai gerai makanan yang bisa dipesan melalui online. Namun siapa sangka jika makanan yang dipesan tidak sesuai dengan gambar pada gerai order online miliknya.

Selanjutnya setelah konsumen merasa tak puas dengan barang yang dipesannya, Video pesanan konsumen pun viral di media sosial, Hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan di rumahnya Perumahan Villa Riviera Wiyung, Surabaya, pada Rabu (9/6/2021), sekira pukul 12.55 WIB.

Diketahui, ES ini adalah pemilik akun “Nasi Pecel Dharmahusada Kejawen Putih Tambak” yang berlokasi di Kejawan Putih Tambak Surabaya.

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya. Iptu Arief Rizky mengatakan, pelaku mendaftarkan usahan kulinernya melalui mitra resto pada ojek online.

Selanjutnya korban selaku konsumen tertarik untuk membeli melalui aplikasi online setelah melihat foto yang ada pada akun tersebut, dimana penjual Nasi Pecel Dharmahusada (yang terkenal) hanya berjualan di Setra Kuliner Dharmahusada dan tidak membuka cabang.

“Kemudian ketika makanan yang telah dipesan datang, pelapor/korban selaku konsumen mendapati makanan tersebut tidak sesuai dengan gambar atau tidak sesuai dengan Nasi Pecel Dhamahusada yang asli sehingga korban sebagai konsumen merasa dirugikan atas perbuatan tersebut,” Kata Iptu Arief Rizky, saat dirilis depan wartawan, Jumat (18/6/2021).

Dari tangan tersangka Polisi juga mengamabkan, barang bukti berupa lembar nota, flashdisk berisi rekaman video, foto makanan, foto lokasi, tangkapan layar bukti order pembayaran melalui OVO, 1 lembar banner tulisan Warung Makan Nasi Padang Sari Bundo, 4 bendel catatan kroscek stok dan omset, 2 buah buku kasbon dan catatan belanja, 22 HP.

“Saat dilakukan pemeriksaan, pelaku mengaku jika menjalankan usaha tersebut sejak bulan September tahun 2019 lalu, dan beroperasi pada 9 tempat lokasi usaha yang tersebar di wilayah Surabaya Barat, Surabaya Timur, Surabaya Selatan dan wilayah Sidoarjo. Baru satu tahun berjalan, omset keuntungan sekitar 5 juta rupiah,” aku pelaku.

Pelaku juga mengaku jika mendaftarkan usahanya lewat online dengan hanya memenuhi syarat terlampir. Semuanya didaftarkan sesuai dengan pemilik masakan atau barang seperti nasi pecel Darmahusada, masakan Padang.

Atas perbutannya pelaku dikenakan Pasal 62 Jo. Pasal 8 ayat (1) huruf F Undang Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun. (Ags)

Check Also

Korupsi Jalan, KPK Tangkap Wakil Ketua Dewan Direksi PT Wika-Sumindo

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua Dewan Direksi PT. Wika-Sumindo, Petrus Edy Susanto …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!