godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Jumat , Juli 30 2021
Home / Hukrim / Terima Suap Rp 1,34 M, Tiga Petugas Pajak Dijebloskan Ke Sukamiskin
Tiga mantan pemeriksa pajak di KPP PMA III Jakarta. Yaitu, Hadi Sutrisno, Jumari, dan Muhammad Naim Fahmi, Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin.

Terima Suap Rp 1,34 M, Tiga Petugas Pajak Dijebloskan Ke Sukamiskin

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi 3 orang mantan pemeriksa pajak di Kantor Pajak Penanaman Modal Asing (KPP PMA) III Jakarta. Yaitu, Hadi Sutrisno, Jumari, dan Muhammad Naim Fahmi Dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Sukamiskin.

Ketiga orang tersebut adalah terpidana kasus suap. ketiganya terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menerima suap 96.375 dolar AS atau sekitar Rp1,34 miliar dari PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) terkait penetapan restitusi pajak PT WAE tahun pajak 2015 dan 2016 yang dimohonkan ke KPP PMA Tiga Jakarta.

PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) adalah distributor resmi kendaraan premium dengan merek Jaguar, Land Rover, dan Bentley. 

“Kamis kemarin, Jaksa Eksekusi  Irman Yudiandri telah melaksanakan Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta atas nama terpidana Hadi Sutrisno yang telah berkekuatan hukum tetap dengan cara memasukkan ke Lapas Sukamiskin untuk menjalani pidana penjara selama 6 tahun, dipotong selama berada dalam tahanan,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Jumat (18/6/21).

Selain dipidana badan, Hadi juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 200 juta. Apabila tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

Ali menyebutkan, pada hari yang sama, jaksa eksekusi juga melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA) untuk terpidana Jumari. Yang bersangkutan akan menjalani masa hukuman selama 5 tahun penjara di Lapas Sukamiskin dengan dikurangi masa tahanan.

Jumari juga diwajibkan membayar denda sejumlah Rp200 juta dengan ketentuan jika tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

Terakhir, jaksa melakukan eksekusi terhadap terpidana Muhammad Naim Fahmi yang berdasarkan putusan MA dipidana penjara selama 6 tahun. Dia juga didenda Rp200 juta dengan ketentuan jika tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

Untuk Jumari dan Muhammad Naim Fahmi, putusan tersebut sudah sesuai dengan tuntutan. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang meminta agar keduanya dijatuhi hukuman 5 tahun dan denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan (untuk Jumari) dan Muhammad Naim Fahmi dijatuhi hukuman 6 tahun penjara ditambah denda sebesar Rp250 juta subsider 3 bulan kurungan.

Bahkan Hadi mendapat hukuman lebih berat dari tuntutan. JPU KPK menuntut Hadi untuk dihukum 5 tahun penjara ditambah denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan. (Bd)

Check Also

Alex Noerdin Desebut Terima Rp 2,4 Miliar Dana Proyek Masjid Raya Sriwijaya

NusantaraPosOnline.Com, PALEMBANG-Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Naimullah saat sidang di Pengadilan Negeri Palembang. Selasa (27/7/21) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!