godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Rabu , Januari 27 2021
Home / Nasional / Upaya KPK Cabut Hak Politik Wahyu Setiawan Kandas Dimeja Hakim PT DKI
Eks Komisioner KPU, Wahyu Setiawan (Pakai rompi tahanan)

Upaya KPK Cabut Hak Politik Wahyu Setiawan Kandas Dimeja Hakim PT DKI

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menolak upaya hukum banding yang diajukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR, Harun Masiku yang menjerat eks Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

Dengan demikian upaya hukum yang dilakukan KPK juga gagal menjatuhkan hukuman tambahan berupa pencabutan hak politik untuk Wahyu.

Majelis hakim yang terdiri dari Ketua Majelis Hakim Muhammad Yusuf dengan anggota Sri Andini, Haryono, Jeldi Ramadhan, dan Lafat Akbar beralasan, karena Terdakwa Wahyu Setiawan, tidak berkarier dalam dunia politik. 

Pertimbangan lain, Wahyu telah bekerja di KPU dengan menyukseskan Pemilu 2019.

“Terdakwa Wahyu Setiawan tidak berkarier dalam dunia politik dan dengan dijatuhi pidana pokok tersebut sudah tipis harapan untuk memperoleh kedudukan yang lebih tinggi,” demikian bunyi amar putusan majelis hakim dikutip  dari situs Direktori Putusan MA, Rabu (9/12/2020).  

Putusan tesebut dibacakan Senin (7/12/2020) hanya menguatkan putusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang menjatuhkan vonis 6 tahun penjara bagi Wahyu.

Menanggapi putusan itu, Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menyatakan, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum menerima salinan resmi putusan banding tersebut. 

“KPK akan mengambil sikap langkah hukum berikutnya apakah menerima putusan atau upaya hukum kasasi tentu setelah mempelajari seluruh pertimbangan majelis hakim.” Kata  Ali, Rabu (7/12/2020). 

Dalam perkara ini, Wahyu bersama mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina terbukti menerima uang sebesar 19 ribu dolar Singapura dan 38.350 dolar Singapura atau setara dengan Rp 600 juta dari Saeful Bahri.

Suap tersebut, diberikan agar Wahyu dapat mengupayakan KPU menyetujui permohonan PAW anggota DPR Daerah Pemilihan Sumatera Selatan I, yakni Riezky Aprilia kepada Harun Masiku.

Selain itu, Wahyu juga terbukti menerima uang sebesar Rp 500 juta dari Sekretaris KPU Daerah (KPUD) Papua Barat, Rosa Muhammad Thamrin Payapo terkait proses seleksi calon anggota KPU daerah (KPUD) Provinsi Papua Barat, periode tahun 2020-2025 lalu. (Bd)

Check Also

Sembunyikan Nurhadi, Ferdy Yuman Ditangkap KPK Di Malang

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Seorang pria bernama Ferdy Yuman (FY) ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Sabtu (9/1/2021) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!