Polisi menduga korban meninggal akibat serangan jantung yang dipicu konsumsi obat kuat. Jenazah sempat dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga
TULUNGAGUNG, NusantaraPosOnline.Com-Insiden tragis terjadi di sebuah kamar sewaan harian di Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung pada Senin (7/9/2026). Seorang kakek berinisial MAH (75), warga Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, ditemukan tewas dalam kondisi tanpa busana di atas ranjang. Korban diduga kuat mengalami serangan jantung mendadak setelah menghabiskan waktu selama 30 menit bersama seorang wanita muda.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang mengatakan, peristiwa terjadi pada Senin 7 September 2026. Berdasarkan keterangan pemilik rumah, korban datang menyewa sebuah kamar di Desa Ringinpitu sekitar pukul 13.00 WIB.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang mengatakan, peristiwa terjadi pada Senin 7 September 2026. Berdasarkan keterangan pemilik rumah, peristiwa ini bermula ketika korban datang seorang diri ke lokasi penginapan untuk menyewa kamar sekitar pukul 13.00 WIB.
“Hanya berselang beberapa menit, seorang wanita muda datang menyusul dan langsung masuk ke dalam kamar yang disewa oleh korban.” Terangnya.
Namun, pertemuan tersebut berlangsung singkat. Sekitar 30 menit berada di dalam, wanita muda tersebut terlihat keluar dari kamar dan tergesa-gesa meninggalkan area penginapan seorang diri.
“Kecurigaan pihak pengelola penginapan muncul lantaran korban tidak kunjung keluar dari kamar meskipun batas waktu sewa telah habis.Pihak pengelola akhirnya memutuskan untuk melakukan pengecekan ke dalam kamar sekitar pukul 14.00 WIB.” Ujarnya.
Saat pintu dibuka, korban ditemukan sudah dalam kondisi telentang tanpa mengenakan pakaian dan tidak lagi bernyawa. Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke pihak Polsek Kedungwaru.
Petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polres Tulungagung yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan luar, polisi menegaskan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik ataupun indikasi tindak pidana pada tubuh korban. Namun, polisi mengamankan barang bukti berupa tiga bungkus obat kuat merek tertentu, di mana satu bungkusnya telah terbuka dan diduga dikonsumsi oleh korban.” Jelasnya.
Mengenai keberadaan teman wanita yang terakhir kali bersama korban, pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitasnya.
Berdasarkan keterangan pemilik penginapan, korban diketahui sudah tiga kali menyewa kamar di lokasi tersebut bersama perempuan yang sama.
Polisi saat ini sedang mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi serta memeriksa rekaman atau petunjuk visual lainnya demi melacak keberadaan wanita misterius tersebut.
Jenazah korban sendiri telah dievakuasi ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr. Iskak Tulungagung.
Polisi menduga korban meninggal akibat serangan jantung yang dipicu konsumsi obat kuat. Jenazah sempat dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.
“Pihak keluarga menyatakan telah menerima insiden ini dengan ikhlas sebagai musibah serta menolak untuk dilakukan autopsi. Selesai menjalani proses pemeriksaan medis luar, jenazah MAH langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.” Ujarnya. ***
Pewarta : SUHIDI
Editor : SAFRI










