JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah Desa (Pemdes) Jogoroto, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sukses menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan lingkungan berupa jalan rabat beton. Proyek yang bertujuan meningkatkan mobilitas warga ini didanai dari program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang bersumber dari APBD Kabupaten Jombang Tahun Anggaran 2026.
Jalan rabat beton yang yang dibangun tersebut berlokasi dusun Bendungrejo memiliki panjang 191 meter dan lebar 3,75, menelan anggaran sebesar Rp 200 juta. Pengerjaan fisik dimulai pada Juli 2026 lalu, dan saat ini seluruh tahapan pembangunan sudah rampung 100 persen.
Kepala Desa Jogoroto, Sodirin, menjelaskan secara detail mengenai tujuan utama dari pembangunan jalan rabat beton tersebut. Menurutnya, infrastruktur yang baik adalah kunci utama kesejahteraan warga.
“Tujuan utama kami membangun jalan lingkungan ini adalah untuk membuka akses mobilitas yang lebih cepat dan aman bagi warga. Jalan ini merupakan urat nadi aktivitas sehari-hari, mulai dari anak-anak yang pergi ke sekolah hingga jalur utama petani membawa hasil panen ke pasar. Kami ingin memastikan tidak ada lagi kendala jalan rusak yang menghambat ekonomi warga. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jombang atas kucuran dana BKK APBD 2026 ini sehingga program ini bisa terwujud,” ujar Sodirin saat ditemui di kantornya. Kamis (13/8/2026).
Lebih lanjut, Sodirin mengungkapkan harapan besar Pemerintah Desa Jogoroto setelah proyek infrastruktur jalan ini selesai seratus persen.
“Harapan kami dari pihak pemerintah desa, jalan yang sudah bagus ini bisa dirawat bersama-sama oleh warga. Tolong dijaga kebersihannya dan diperhatikan tonase kendaraan yang lewat agar tidak cepat rusak. Selain itu, kami berharap fasilitas baru ini bisa memicu pertumbuhan usaha kecil di lingkungan RT/RW sekitar, meningkatkan kerukunan antarwarga melalui kegiatan gotong royong, serta membawa kemajuan ekonomi yang nyata bagi seluruh masyarakat Desa Jogoroto,” imbuh Sodirin penuh harap.
Di tempat terpisah, Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Jogoroto, Abdul Ghofur, menjelaskan bahwa seluruh proses pengerjaan dilakukan secara transparan dengan melibatkan tenaga kerja dari warga setempat. Konsep swakelola ini sengaja diterapkan untuk menjamin kualitas fisik bangunan sekaligus memberdayakan masyarakat desa.
“Sejak dimulai pada bulan Juli kemarin, kami dari tim pelaksana terus mengawal proyek ini agar sesuai dengan rencana anggaran biaya dan spesifikasi teknis. Alhamdulillah, berkat dukungan warga, proyek selesai tepat waktu dengan hasil maksimal 100 persen. Mutu beton sangat kami perhatikan agar jalan lingkungan ini bisa awet dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” jelas Abdul Ghofur. Kamis (13/8/2026).
Selesainya proyek infrastruktur ini pun disambut gembira oleh warga sekitar. Ahmad Sarif, salah satu warga setempat, mengaku sangat puas dengan kondisi jalan yang baru saja selesai dicor tersebut.
“Dulu kalau musim hujan, jalan lingkungan di sini becek dan banyak genangan air, bikin susah kalau lewat. Sekarang jalannya sudah mulus, lebar, dan bersih seperti ini. Kami warga desa sangat senang dan berterima kasih kepada pihak desa. Aktivitas sehari-hari seperti mengantar anak sekolah atau membawa hasil panen sekarang jadi jauh lebih mudah,” ungkap Ahmad dengan wajah sumringah.
Kini, warga Desa Jogoroto sudah dapat menikmati akses jalan baru tersebut secara penuh, yang diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan dan kenyamanan di tingkat lingkungan desa. ***
Pewarta : RURIN













