Arus Mudik, Lakalantas Jatim Meningkat 10,5 Persen

FOTO : Ilustrasi Laka Lantas

SURABAYA, NusantaraPosOnline.Com-Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol M Taslim Chairuddin menyebutkan, bahwa angka kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) yang terjadi di Jawa Timur pada masa angkutan lebaran Idul Fitri 1444 Hijriyah mengalami peningkatan hingga 10,5 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Dalam delapan hari menggelarnya Operasi Ketupat Semeru 2023, tercatat ada 626 kecelakaan lalu lintas di Jatim. Angka tersebut meningkat 10,5 persen dibanding catatan tahun lalu yang hanya terdapat 560 kecelakaan lalu lintas.”  Ujarnya. Kamis (27/4/2023) kemaren.

Meskipun demikian, kasus kecelakaan lalu lintas dengan fatalitas tercatat mengalami penurunan 30 persen. Sambung Taslim.

Dikatakannya, sepanjang operasi digelar, tercatat ada 30 korban. Sedangkan tahun lalu, jumlah korban mencapai 42 orang. Jumlah kecelakaan paling tinggi, tercatat pada hari kedua pelaksaan operasi. Dari 29 kejadian pada Selasa (18/4/2023) meningkat menjadi 78 kejadian pada Rabu (19/4/2023). “Meningkatnya sampai 169 persen.” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk kabupaten dan kota dengan jumlah kecelakaan terbanyak berada di wilayah hukum Polresta Sidoarjo, dengan jumlah 41 kejadian. Namun, dari puluhan jumlah kejadian tersebut, tidak ada korban meninggal dunia.

“Tapi angka yang tewas nol, atau tidak ada. Kemungkinan karena kendaraan beraktivitas banyak. Senggolan-senggolan kecil, bukan kecepatan tinggi,” kata Taslim.

Taslim pun membandingkan jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas antara delapan hari sebelum dan sesudah digelarnya operasi.

“Tercatat, delapan hari sebelum operasi digelar, terdapat 751 kecelakaan lalu lintas di Jatim. Kemudian pada delapan hari gelaran operasi, hanya terdapat 626 kasus kecelakaan lalu lintas. Artinya menurun sekitar 17 persen.” Tandasnya. (Ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!