Atlit Tewas, Lomba Tinju Porprov Jatim Ke-8 di Jambang Dihentikan

FOTO : Ilustrasi Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat menerima kirab obor api Porprov Jatim Ke-VIII tahun 2023, di halaman Gedung Negara Grahadi, Kamis (7/9/2023) malam.

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pertandingan cabang olahraga (cabor) tinju dalam rangka Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) ke VIII tahun 2023, yang digelar di Kabupaten Jombang, akhirnya dihentikan.

Penghentian ini dilakukan, sebagai buntut atlit tinju bernama Farhat Mika Rahel Riyanto (15) asal Kabupate Bondowoso, yang tewas usai mengikuti pertandiangan tinju di Auditorium Undar (Universitas Darul Ulum) Jombang, pada Senin (11/9/2023) petang.

Keputusan penghentian lomba tinju ini, disampaikan Ketua KONI Jatim, M Nabil. “Pertandingan cabor tinju yang digelar di Jombang kami hentikan. Tidak ada kelanjutannya,” ujar kepada wartawan. Selasa (12/9/2023)

Dia menyebutkan, keputusan ini diambil setelah KONI Jatim berkoordinasi dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Melalui pesan yang disampaikan orang nomor satu di Jatim itu, pertandingan cabor tinju Porprov Jatim VIII/2023 diminta untuk dihentikan.

“Ibu Gubernur dan seluruh pengurus KONI Jatim menyampaikan duka cita. Semoga almarhum diterima di tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan,” Ujarnya.

Dia juga menjelaskan, berdasarkan konfirmasi yang diterima dari delegasi teknik (technical delegation) pertandingan tinju Porprov Jatim VIII/2023, semua prosedur dan tahapan pertandingan sudah dipenuhi.

“Artinya, tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh pihak penyelenggara sebelum maupun saat pertandingan,” Katanya.

Bidang Hukum KONI Jatim Mustofa Abidin menambahkan, berdasarkan keterangan yang sudah dikumpulkan dari sejumlah pihak, termasuk panitia penyelenggara pertandingan tinju Porprov Jatim VIII/2023, pertandingan berjalan sudah sesuai ketentuan.

“Tidak ada aturan yang dilanggar, baik aturan pertandingan maupun aturan alat-alat kelengkapan pertandingan, dukungan medis juga siap. Penanganannya langsung, ada tenaga medis di sana, setelah itu diantarkan ke rumah sakit, dan sesampainya di sana, atlet tersebut langsung ditangani secara intensif sesuai dengan rilis yang diberikan pihak rumah sakit,” Ungka Mustofa.

Menurut Mustofa, pertandingan itu digelar sesuai dengan ketentuan baik dari sisi penyelenggaraan dan jaminan keamanan dan keselamatan. Ujar Mustofa.

Menurut dia, sebagai bentuk tanggung jawab, PB Porprov bersama sejumlah pengurus KONI Jatim melakukan takziah ke rumah duka di Bondowoso. Takziah dipimpin langsung Ketua PB Porprov Jatim VIII/2023, Ali Affandi.

BACA JUGA :

Nabil menambahkan terkait kronologis kejadian, atlet asal Bondowoso tersebut tiba-tiba pingsan saat menjalani pertandingan melawan Kabupaten Blitar di babak delapan besar.

Saat pertandingan yang cukup ketat di ronde pertama dan kedua, Farhat sebenarnya unggul dari segi nilai. Namun, di ronde ketiga Farhat tiba-tiba pingsan.

Dari itu, kemudian, tim medis di lapangan langsung melakukan penanganan di tempat dengan memberikan bantuan pernapasan bantuan dari tabung oksigen yang sudah disiapkan panitia. Tapi karena kondisinya tak juga pulih, tim medis memutuskan untuk melarikan Farhat ke RSUD Jombang.

Tim dokter RS Jombang pun melakukan CT Scan. Hasilnya, ditemukan pendarahan di otak sang petinju.

Dari situ, atlet tersebut dirawat di ruang ICU namun sampai pukul 02.30 WIB, kesadaran sang petinju belum juga pulih. Setelah ditunggu dua jam, akhirnya atlet tersebut dinyatakan meninggal dunia.

“Tahapan standar keamanan, kesehatan, pertandingan sudah dipenuhi prosedurnya, termasuk kelayakan bertanding dilakukan. Mulai pemeriksaan kesehatan fisik dan catatan pertandingan sebelumnya sudah dicek. Timbang badan tidak akan dilakukan jika pemeriksaan kesehatannya tidak bagus. Sehingga pertandingan secara otomatis tidak bisa digelar kalau kondisi kesehatannya tidak baik,” Imbuhnya.

Sebagai informasi, Porprov Jatim 2023 dilaksanakan di 4 kabupaten /kota, yaitu Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, dan Kabupaten Jombang selama delapan hari pada tanggal 9-16 September 2023.

Ajang olahraga yang dibuka pada Sabtu (9/9/2023) tersebut mempertandingkan berbagai cabang olahraga, salah satunya tinju. ***

Pewarta : Wahyu

Editor : Sinta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!