godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Selasa , April 20 2021
Home / Nasional / BCA Yang Salah Transfer Rp 51 Juta, Warga Surabaya Malah Dipenjarakan
Ilustrasi nasabah BCA masuk penjara

BCA Yang Salah Transfer Rp 51 Juta, Warga Surabaya Malah Dipenjarakan

SURABAYA, NusantaraPosOnline.Com-Gara-gara BCA salah transfer ke rekening miliknya sebesar Rp 51 juta, Ardi Pratama, warga Surabaya ini harus merasakan meringkuk dipenjara. Kasus salah transfernyasar ini, sudah masuk proses persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Kuasa hukum Ardi, Hendrik mengungkapkan masalah yang menimpa Ardi, bermula Ardi menerima uang Rp 51 juta masuk ke rekeningnya pada 17 Maret 2020. “Ardi mengira uang tersebut fee dari seseorang atas jasanya menjadi makelar mobil. Selanjutnya berselang 10 hari, pihak Bank BCA Cabang Citraland menelpon, memberitahuan bahwa uang Rp 51 juta tersebut salah masuk. Karyawan Bank BCA berinisial NK mengaku saat itu, pihak BCA melakukan kliring yang justru nyasar ke rekening BCA milik Ardi cabang Citraland.”  Terang Hendrik, kepada wartawan. Sabtu (27/2/2021).

Menurut Hendrik, pengiriman uang dilakukan oleh Back Office BCA berinisial NK. Pegawai BCA ini salah mengimput nomor rekening saat melakukan setoran sebesar Rp51 juta. Karenanya, Ardi diminta mengembalikan.

Ardi dilaporkan oleh Bank BCA cabang Citraland Surabaya, pasalnya uang yang salah transfer tersebut terlanjut digunakan oleh Ardi.

Dalam pengakuannya, Ardi mengaku tidak mengetahui, jika transferan uang yang masuk ke rekeningnya bukan untuknya. Ia menyangka, uang yang masuk tersebut adalah hasil fee penjualan mobil mewah.

Setelah mengetahui uang yang ia gunakan tersebut bukan miliknya, ia berusaha untuk mengembalikannya namun dengan cara diangsur. Karena uang tersebut sudah terlanjur dipakai untuk keperluan sehari-hari.

Tapi, pihak Bank BCA cabang Citraland menolak, karena penyetor meminta uang dibayarkan penuh. Seiring berjalannya waktu akhirnya Ardi disomasi oleh pihak bank dan dilaporkan ke polisi dan akhirnya masuk ke ranah hukum, dan kasus ini sedang dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya. Saat ini Ardi telah ditahan. (Ags)

Check Also

Curi Barang Bukti Emas Batangan 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Pegawai Komisi pemberantasan korupsi (KPK) berinisial IGAS yang bertugas pada Direktorat Pelacakan Aset, Pengelolaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!