godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Oktober 24 2021
Home / Hukrim / Bos KSP Sejahtera Bersama Dipolisikan 32 Nasabahnya Terkait Dugan Penipuan
Korban KSP Sejahtera Bersama, menunjukan bukti tanda terima laporan polisi. Di Bareskrim Mabes Polri

Bos KSP Sejahtera Bersama Dipolisikan 32 Nasabahnya Terkait Dugan Penipuan

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Direksi Koperasi Koperasi Simpan-Pinjam Sejahtera Bersama (KSP SB) akhirnya dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri. Oleh 32 nasabahnya yang menjadi korban gagal bayar.

“Terlapor adalah Vini Noviani dan Iwan Setiawan, yang merupakan direksi dan pengurus Koperasi Sejahtera Bersama. Laporan teregistrasi dalam laporan polisi dengan Nomor STTL/400/X/2021/BARESKRIM tanggal 13 Oktober 2021.” Kata pelapor yang diwakili oleh kuasa hukum korban dari LQ Indonesia Law Firm, Indra Permana, Kamis (14/10/2021).

Indra menegaskan, mereka dilaporkan atas tuduhan diduga melakukan penipuan, penggelapan dan tindak pidana pencucian uang, atau Pasal 378, 372 KUHP dan Pasal 3, 4, 5 tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara.

“Pihak KSP SB diduga melakukan penipuan, penggelapan dan pencucian uang. Karena uang simpanan berjangka yang jatuh tempo, tidak dapat ditarik oleh nasabahnya.” Ujarnya.

Menurut Indra, Koperasi itu bentuknya simpan-pinjam kan, jika benar dana para anggota koperasi dipinjamkan ke anggota lainnya, tidak mungkin semuanya tidak bisa ditarik. Dalam kondisi krisis pun bank-bank di Indonesia tingkat non performing loan atau kredit macet paling 5%. 

“Dengan tidak dapat ditariknya dana nasabah, Indra menduga bahwa dana tidak disalurkan dalam pinjaman ke anggota Koperasi. Melainkan disalahgunakan dan dicuci menjadi aset-aset oleh pengurus KSP SB. Biar nanti penyidik Mabes Polri membuktikan hipotesa kami,” Terangnya. 

Kasus bermula, dari para korban yang menyimpan uangnya di Koperasi lantaran beranggapan aman. Selain itu, karena gencarnya rayuan marketing yang mengatakan bahwa aset KSP SB besar. Bahkan KSP SB menawarkan bunga 10-12 pesen per tahun kepada para anggotanya. 

“Namun anehnya, ketika jatuh tempo sekitar tahun lalu, dana simpanan tersebut tidak bisa di tarik. Lalu beberapa anggota KSP SB mengajukan PKPU dan berakhir dengan homologasi. Namun, karena tidak jelasnya cicilan homologasi, 32 orang korban KSP SB menghubungi LQ Indonesia Law Firm di 0818-0489-0999, lalu memberikan kuasa kepada LQ untuk menempuh jalur pidana,” Ujarnya. 

Menurut salah seorang korban berinisial C, dirinya mengaku sangat kaget ketika dana jatuh tempo tidak dapat ditarik.  “Saya lansung stres, setelah dana jatuh tempo tak dapat ditarik.  Karena itu tabungan saya seumur hidup selama puluhan tahun.” Ujarnya. 

Hal senada diuangkapkan L juga sebagai korban, ia mengaku menjadi korban, janji palsu marketing KSP SB yang menjanjikan bahwa aman dan terjamin. Bunga pun tidak dibayar akhirnya. “Kami mohon kepada Kabareskrim bisa bertindak tegas dan proses hukum para direksi dan pengurus KSP SB. Keadilan harus ditegakkan, seret para pengurus KSP SB ke bui.” Ucapnya. (Bd)

Check Also

Korupsi Jalan, KPK Tangkap Wakil Ketua Dewan Direksi PT Wika-Sumindo

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua Dewan Direksi PT. Wika-Sumindo, Petrus Edy Susanto …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!