Buntut Video Mesum, Kepala Disdikbud Jombang Dikabarkan Dinonaktifkan, Besok Pagi Diganti Plh

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang Senen, S.Sos, MSi, dikabarkan Dinonaktifkan dari jabatannya selaku kepala Disdikbud Jombang.

Kabar pemberhentian itu diduga buntut dari viralnya video Kepala dan sekertaris Disdikbud Jombang, yang dinarasikan diduga mesum dikantor, yang di unggah oleh akun Facebook bernama ‘Siska S’.

Kabar dinonaktifkannya Kepala Disdikbud Jombang itu, ini beredar dikalangan pejabat pemkab Jombang. Menurut sumber dari dalam Pemkab Jombang, menyebutkan bahwa besok pagi (Jumat pagi 23/8/2024-Red) akan ada penyerahan SK Pelaksana harian (Plh) Kepala Disdikbud Jombang.

BACA JUGA :

Kabar tersebut, dibenarkan oleh Kepala Dinas Kominfo Jombang Endro Wahyudi.

“Inggih (benar) penyerahan SK Plh rencananya dilaksanakan besok di gedung utama Disdikbud Jumat pagi.” Kata Endro melalui pesan WA saat dihubungi, pada Kamis malam (22/8/2024).

Saat disinggung siapa Plh yang akan menggantikan Senen ? Namun ia tidak  menjelaskan detail. “Mohon maaf, untuk masalah itu, besok saja.” Tutup Endro.

Kepala Disdikbud Jombang Membantah Berbuat Mesum

Sebelumnya, video Kepala Disdikbud Jombang, Senen yang dinarasikan diduga berbuat mesum dikantor dengan pegawainya, viral di media sosial.

Video yang merupakan rekaman CCTV itu diketahui diunggah oleh sebuah akun Facebook bernama Siska S.

Video tersebut merekam Kepala Disdikbud Jombang, Senen dan Sekretaris Disdikbud Jombang, DY yang sedang berada di ruang kerja Sekdin.

Namun, Senen membantah bermesaraan dengan DY. Ia juga menegaskan tak berbuat asusila dengan DY.

Senen mengatakan, saat itu, dirinya dan DY sedang membicarakan perihal PPDB Offline TA 2024 di ruang kerja Sekdin.

Atas kejadian itu, Senen merasa dicemarkan nama baiknya dan mengalami trauma secara psikologis.

Senen bersama penasehat hukumnya, Suparno telah melaporkan akun Facebook Siska S ke Polda Jatim pada, Rabu (21/8/2024) kemaren.

Laporan yang dilayangkan Pak Senen yaitu terkait dugaan tindak pidana informasi dan transaksi elektronik pencemaran nama baik.

“Sebagai penasehat hukum, kami ingin meluruskan berita-berita yang sudah menyebar begitu luas.”

“Karena itu, kami langsung melaporkan ke Polda tanggal 21 Agustus 2024 kemarin,” ucapnya.

Namun, tidak menutup kemungkinan ada pihak selain Siska S yang juga terlibat dan akan dilaporkan.

“Saat ini, hanya satu yang kami laporkan, yakni akun Siska S, namun tidak menutup kemungkinan, ada pihak-pihak lain yang terlibat juga akan kami laporkan,” terang Suparno.

Ketika di Polda Jatim, pihaknya membawa barang bukti berupa tangkapan layar serta video yang diunggah oleh akun Facebook Siska S.

“Bukti yang kami bawa ke Polda kemarin seperti screenshot dan juga video yang kami copy dari Facebook itu. Dasar kami melapor itu karena kami membela diri, dan belum tentu apa yang sudah beredar itu benar,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga menggelar konferensi pers di Kantor Hukum SSA-AI Wahid, Jombang terkait masalah tersebut.

Namun, Senen tak hadir dalam konferensi pers tersebut, diduga masih syok atas tersebarnya video tersebut.

“Mohon maaf juga kami belum bisa menghadirkan Kepala Disdikbud Jombang, Bapak Senen dalam konferensi pers kali ini karena beliau syok dengan adanya berita-berita yang tersebar di media,” jelasnya.

Sementara itu, Pejabat (Pj) Bupati Jombang, Teguh Narutomo turut menanggapi adanya rekaman video Kepala Disdikbud Jombang yang viral tersebut.

Teguh menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada pihak yang berwenang.

“Kita tidak tahu kebenaran hal itu. Tentunya kita harus laporkan dulu ke Reskrim apakah ini benar atau tidak, yang bisa berkomentar tentang hal itu,” Ujara Pj Bupati Jombang.***

Pewarta : RURIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!