godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Selasa , Juni 22 2021
Home / Daerah / DD Di Desa Laksana, Diduga Digunakan Bangun Jalan Wisata Milik Pribadi Kades
DANA DESA : Proyek jalan di kawasan tempat Wahana rekreasi terpadu milik pribadi sang Kades Laksana, yang diduga dibangun dengan Dana Desa.

DD Di Desa Laksana, Diduga Digunakan Bangun Jalan Wisata Milik Pribadi Kades

BANDUNG, NusantaraPosOnline.Com-Pengunaan Dana Desa (DD) olehPemerintah Desa Laksana Kecamatan Ibun Kab Bandung, diduga tidak tepat sasaran, pasalnya DD desa tersebut diduga digunakan untuk membangun jalan tempat Wahana rekreasi terpadu milik pribadi sang Kades.

Wahana rekreasi terpadu seluas kurang lebih sekitar 2 ha yang berlokasi di Desa Laksana sebagai destinasi Wisata Air Kamojang yang dimana hal tersebut berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat  menyebutkan bahwa lahan wisata air yang ada di desa Laksana kec. Ibun tersebut adalah milik pribadi Kepala Desa Laksana. Adanya pembangunan akses jalan menuju lokasi wisata tersebut mengunakan lahan kawasan otoritas wilayah BKSDA dan Perhutani dimana dana yang digunakan untuk membangun jalan tersebut memakai anggaran Dana Desa (DD) Laksana hingga Miliaran Rupiah untuk  kepentingan pribadi kades. Tidak ada keuntungan yang bisa mendongkrak PAD Desa Laksana hanya untuk memperkaya diri kades sendiri maupun golongan.

Saat dikonfirmasi langsung pihak BKSDA Kamojang yang tidak mau disebut namanya menjelaskan, masalah wisata air itu memang tidak masuk wilayah area pengawasan dan pemantauan kami, karena itu lahan pribadi atau aset desa, saya kurang paham, hanya jalannya saja area milik BKSDA yang tidak bisa dipergunakan secara komersial oleh pihak swasta manapun karena itu merupakan daerah konservasi.

Saat mau membangun jalan itu, pihak pengelolah kawasan wisata air tersebut tidak pernah meminta ijin dari pihak kami BKSDA, baik secara lisan ataupun tulisan, main bangun saja, dimana jalan yang dibangun panjang jalan kurang lebih sekitar 700 meter dan kondisi jalannya sudah mengalami kerusakan.

“Memang dulu sempat ribut dan dipermasalahkan oleh banyak pihak tetapi masalah tersebut sudah dimusyawarahkan di BKSDA Provinsi dan dianggap selesai, sudah tidak ada masalah, yah BKSDA Wilayah Kamojang hutannya masuk ke Garut juga dua kabupaten,” jelasnya.

Terkat hal tersebut Kepala Desa Laksana, saaat hendak dimintai konfirmasi dikantor Kades, ia sedang tidak ada ditempat.

“Pak Kades sedang keluar, jika ingin mempertanyakan perihal wisata air yang ada di desa laksana sebaiknya langsung ke kades dan dia akan mencoba menyampaikan kepada beliau (kades).” Kata Anda, Kaur Pembangunan Pemdes Laksana.

Laksa menjelaskan, kewewenangan ia untuk menjawab permasalahan Wisata Air sangat terbatas. Kendati demikian Anda, sempat memberi sedikit penjelasan. “Memang pembangunan jalan wisata air tersebut dulu sempat dipermasalahkan karena dibangun mengunakan DD, dan wisata air tersebut milik pribadi, tetapi semua permasalahan sudah dibereskan baik dengan pihak BKSDA maupun LSM dan wartawan yang mempertanyakan pembangunan tersebut sudah dibereskan. Untuk masalah segala bentuk perijinan sedang diurus.” Kata Anda. (Ags)

Check Also

Minta Pulang Paksa Mayat Kasun, Ratusan Warga Lurug RSD Kalisat Jember

JEMBER, NusantaraPosOnline.Com-Pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur, kembali dibuat repot. Pasalnya, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!