godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Jumat , Desember 4 2020
Home / Politik / Demonstrasi Warga Berhasil, Lsm Arak Minta Warga Awasi Pengisian Perangkat Desa Sumberagung
Demo ratusan warga desa Sumberagung menuntut pemecatan dua orang perangkat desa.

Demonstrasi Warga Berhasil, Lsm Arak Minta Warga Awasi Pengisian Perangkat Desa Sumberagung

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Lsm Aliansi masyarakat anti korupsi (Lsm Arak), meminta warga desa sumberagung, kecamatan Megaluh, kabupaten Jombang, mengawasi jalanya pelaksanaan pengisian perangkat desa tersebut, agar tidak terjadi praktek kecurangan atau jual beli jabatan perangkat desa.

Sekjen Lsm Arak, Junsri, mengatakan, seperti kita ketahui pada Oktober 2020 ratusan warga desa Sumberagung, sudah dua kali melakukan aksi demonstrasi dikantor desa setempat, demo pertama hari Senin 19 Oktober 2020, menuntut pemecatan Ernawati (30) dari jabatannya sebagai Kaur umum, dan Suder (40) Kasi Pemerintahan, karena keduanya diduga melakukan hubungan terlarang atau perselingkuhan.

Kades Sumberagung, Indiarto, didepan warganya bersemangat menandatangani surat pemberhentian Ernawati, dari jabatan Kaur umum. Senin (26/10/2020) Foto : Shinta

“Berkat demo atau desakan warga pada Senin 19 Oktober 2020, membuat Suder (40) bersedia mengundurkan diri dari jabatanya sebagai Kasi Pemerintahan. Namun Ernawati, tidak mau mundur dari jabatan, karena ia merasa tak bersalah.” Kata Junsri.

Aksi demo warga berlanjut (demonstrasi kedua) pada hari Senin 26 Oktober 2020 dikantor desa setempat. “Atas desakan warga Kades Sumberagung, memberhentikan Ernawati dari jabatanya sebagai Kaur Umum. Artinya Suder mengundurkan diri dari jabatan, dan Ernawati diberhentikan dari jabatanya sebagai perangkat desa berkat desakan atau demontrasi warga setempat.” Ujarnya.

Junsri, mengagap demontrasi warga tersebut berhasil. Karena tuntutan ratusan warga tersebut berhasil. “Tujuan warga berdemontrasi, memang baik. Tapi jangan sampai hasil demontrasi warga tersebut, ditungangi oleh kepentingan politik. Karena setelah Suder dan Ernawati, berhenti jadi perangkat desa, ada dua jabatan perangkat desa yang kosong, yaitu Kaur Umum, dan Kasi Pemerintahan. Dan cepat atau lambat jabatan tersebut akan segera dilakukan pengisian perangkat desa baru oleh Kades Sumberagung.” Kata Jun.

Bener pengumuman lowongan pengisian perangkat desa Sumberagung, jabatan Kaur Kesra, yang terpasang di bangunan WC / Kakus yang mangkrak. Rabu (4/11/2020) Foto : Shinta

Jun menyebutkan, sudah bukan rahasia umum lagi bahwa jabatan perangkat desa di Kabupaten Jombang banyak diperjual belikan. Hingga ratusan juta. “Nah jangan sampai pengisian perangkat desa yang kosong ini dijadikan ajang praktek Jual beli jabatan, oleh Kepala desa Sumberagung, dan pihak-pihak yang tidak bertangung jawab. Jangan sampai hasil demo warga ditungangi, kepentingan jul beli jabatan perangkat desa. Oleh karena itu, kami minta warga setempat mengawal pengisian perangkat desa tersebut, agar hasil demonstrasi warga kemarin tidak sia-sia.” Tegas Junsri.

Jangan sampai warga hanya bersusah payah berdemo kekantor desa menuntut pemberhentian Suder, dan Ernawati, setelah keduanya diberhentikan lalu ada pihak yang pesta pora jual beli jabatan perangkat desa. “Warga harus cerdas kalau ingin pemerintahan desa yang baik.” Imbuh Junsri.

Sementara itu dari hasil penelusuran dilapangan sudah beredar kabar bahwa surat Keputusan (SK) pemberhentian Ernawati, dari jabatan Kasi Pemerintahan Desa Sumberagung, sudah diterbitkan tertanggal 4 November 2020. Hanya saja, yang tidak hadir saat diundang penerimaan SK tersebut.

Panitia pengisian perangkat desa Sumberagung, Budiman, mengatakan saat ini memang sedang mengadakan pengisian perangkat desa untuk jabatan Kaur Kesra. Pendaftaran mulai dibuka tanggal 2 – 10 November 2020. Karena Kaur Kesra yang lama oleh Kades diangkat menjadi Sekdes Sumberagung, jadi jabatan Kesra kosong, sekarang ini akan diisi.

“Untuk saat ini SK Kades, yang diterima panitia hanya pengisian perangkat desa untuk jabatan Kaur Kesra.  Nanti kalau ada SK baru dari Kades, untuk melakukan pengisian perangkat untuk jabatan Kasi Pemerintahan, dan Kaur umum, akan kita (panitia) laksanakan sekalian berbarengan. Ini kita masih menunggu SK dari Kades.” Kata Budiman. Rabu (4/5/2020).

Surat pernyataan Kades Sumberagung, Indiharto, tanggal 26 Oktober 2020 yang intinya memberhentikan Ernawati, dari jabatanya sebagai perangkat desa Sumberagung. (Foto : Shinta)

Menurut Budiman, kewenangan pengisian jabatan perangkat ada di Kades, kalau nanti Kades mengeluarkan SK agar panitia membuka pendaftaran pengisian jabatan Kaur Umum, dan Kasi Permerintahan, kami panitia siap melaksanakannya berbarengan dengan pengisian jabatan Kaur Kesra.

“Panitia hanya melaksanakan pengisian perangkat sesuai SK Kades saja. Kalau masalah ada dugaan jual beli jabatan perangkat desa oleh Kades, saya tidak tahu. Karena kami panitia cuman melaksanakan tahapan-tahapan pengisian perangkat sesuai tugas dan kewenangan selaku panitia.” Terang Budiman.

Terkait hal tersebut Kades Sumberagung, Indiarto, saat hendak dimintai konfermasi dikantornya tidak ada ditempat.

Diberitakan sebelumnya, ratusan warga desa Sumberagung, mengelar aksi demontrasi, sebanyak dua kali demonstrasi pertama hari Senin 19 Oktober 2020 dan demo kedua 26 Oktober 2020, menuntut pemberhentian dua perangkat desa yakni Ernawati  Kaur umum dan Suder, Kasi Pemerintahan, karena keduanya diduga melakukan perselingkuhan. Ernawati dan Suder, pernah terjaring operasi yustisi yang dilakukan Polsek Pacet Mojokerto, saat berduaan. Padahal keduanya sudah sama-sama memiliki pasangan yang sah. (Rin)

Check Also

Rocky Gerung : UU Cipta Kerja Seperti Bunga Bangkai

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Pengakuan Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan dikritik anak cucunya soal Omnibus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!