Diduga Terlilit Utang, Pria Di Lamongan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Ilutrasi Gantung Diri Lamongan
Ilustrasi Gantung Diri Lamongan

LAMONGAN, NusantaraPosOnline.Com-Warga yang tinggal di di Desa Sidobangun, Kecamatan Kedungpring Lamonga, Jawa Timur digegerkan dengan penemuan mayat. Diketahui korbannya adalah seorang pria bernama Mudrikah (41). Mudrikah diketahui nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di belakang rumah tetangganya.

Korban nekat mengakhiri hidupnya karena diduga terhimpit persoalan ekonomi. Sebelum meninggal dunia korban juga sempat membuat surat yang isinya agar istrinya melunasi hutang korban.

Kapolsek Kedungpring, AKP Yanti Bekti Hartini mengatakan, kasus penemuan orang gantung diri tersebut berawal dari kecurigaan isti korban yang bernama Mudrikah (31).

Menurutnya, Mudrikah merasa janggal karena sejak pagi hari korban tidak berada di rumah. Istri korban akhirnya menanyakan keberadaan suaminya itu kepada warga sekitar.

Akhirnya MR ditemukan gantung diri di belakang rumah Zainul Muntah oleh istrinya sendiri. “Iya mas korban ditemukan tewas gantung diri di belakang rumah tetangganya,” kata Yanti.

Setelah mengetahui suaminya tewas tergantung, Mudrikah kemudian berteriak hingga akhirnya membuat warga sekitar lokasi berhamburan keluar rumah dan mendatangi lokasi kejadian.

Tak lama setelah itu, kepolisian dan tim medis pun datang. Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dalam diri korban. Korban murni meninggal dunia karena gantung diri.

“Sebelum tewas, korban juga menulis surat di belakang amplop yang isinya permintaan agar hutangnya dilunasi,” kata Yanti.

Selain meninggalkan sepucuk surat, polisi juga menemukan uang sebesar Rp 455 ribu yang ditaruh di dalam amplop di lokasi kejadian. Uang tersebut diduga merupakan milik korban yang akan dipergunakan untuk melunasi utangnya.

“Uang dan juga surat itu kemungkinan ditunjukan kepada istrinya agar membayar utang korban semasa hidupnya. Jenazah korban sudah kita evakuasi dan kita serahkan kepada pihak keluarga agar segera dimakamkan,” pungkasnya. (Iw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!