Kejadian ini menimbulkan kepanikan warga sekitar tidak ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan cukup lumayan.
MUARA ENIM, NusantaraPosOnline.Com-Atap bangunan sekolah SMPN 5 di Desa Babatan, Kecamatan Semende Darat Laut, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, mengalami rusak parah akibat diterjang angin puting beliung.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muara Enim, Abdurrozieq Putra mengtakan, Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis petang (9/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
“Angin kencang dan hujan deras melanda wilayah tersebut mengakibatkan 1 Lokal atap bangunan SMP Negeri 5 Babatan runtuh setelah diterjang angin kencang yang datang secara tiba-tiba. Hujan deras yang menyertai memperparah kondisi bangunan sekolah hingga mengalami kerusakan berat.” Ujarnya.
Kejadian ini menimbulkan kepanikan warga sekitar tidak ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan cukup lumayan.
“Meskipun tidak ada korban jiwa, bencana alam ini mengakibatkan konstruksi atap bangunan hancur terbawa angin,” kata Abdurrozieq.
Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut berdampak langsung pada aktivitas belajar mengajar di sekolah yang kini menjadi terganggu. Sebagai langkah cepat, BPBD telah mengerahkan personel ke lokasi untuk membersihkan serpihan material bangunan.
Terkait kelangsungan pendidikan, pihak BPBD sebenarnya telah menawarkan bantuan berupa tenda darurat sebagai pengganti ruang kelas yang rusak. Namun, pihak sekolah memutuskan untuk mengambil inisiatif mandiri.
“Pihak sekolah memilih menggunakan ruang perpustakaan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar sementara, hingga perbaikan dilakukan oleh instansi terkait,” ujarnya.
Abdurrozieq menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Muara Enim. Koordinasi ini bertujuan untuk mempercepat penanganan perbaikan jangka panjang agar fasilitas sekolah kembali berfungsi normal.
“Mudah-mudahan dinas terkait segera melakukan perbaikan agar aktivitas guru dan siswa tidak lagi terganggu,” pungkasnya. ***
Pewarta : MARWAN HUTABARAT










