Hukrim  

Edarkan Narkoba, Pemuda di Banyumas Diringkus Dikamar Kos

Tersangka IDS (pakai baju tahanan) saat menjalani pemeriksaan diruang penyidik Sat Resnarkoba Polresta Banyumas.

PURWOKERTO, NusantaraPosOnline.Com-Seorang pemuda berinisial IDS (24 tahun) warga Desa Kejawar Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas, diringkus Sat Resnarkoba Polresta Banyumas. Ia ditangkap karena mengedarkan Narkoba jenis tembakau sintetis dan obat-obatan berbahaya.

IDS ditangkap, pada Sabtu (27/1/2024) disebuah kamar kos-kosan di Kelurahan Purwokerto Wetan Kecamatan Purwokerto, kabupaten Banyumas.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu melalui Kasat Narkoba Kompol Willy Budiyanto mengatakan, penangkapan tersangka bermula, dari informasi masyarakat melalui nomor layanan pengaduan Kapolresta Banyumas.

“Hari Jumat (26/1/24) kami menerima informasi terkait adanya aduan dari masyarakat tentang peredaran Narkotika dan obat-obatan berbahaya,” kata Kasat Narkoba, Rabu (31/1/24).

Atas laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan kemudian berhasil mengamankan tersangka Sabtu (27/1/2024) di kamar kos di Kelurahan Purwokerto Wetan.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti dari tersangka berupa 1 Bag warna kuning emas yang berisi narkotika tembakau sintetis seberat 31.98 gram, obat Psikotropika total 268 butir dan obat Daftar G total sebanyak 1089 butir.

Serta barang bukti lainnya berupa satu buah timbangan digital warna silver, plastik klip, lakban coklat, dus warna coklat, bendelan papir dan HP merk Iphone warna hitam.

“Dari keterangan tersangka, barang tersebut dibeli secara online dan untuk dijual atau diedarkan kembali di wilayah Kabupaten Banyumas,” ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana kurungan minimal 4 tahun penjara dan paling lama 12 tahun penjara dan atau pasal 435 Jo pasal 436 ayat (2) Undang-Undang RI nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan diancam dengan pidana kurungan paling lama 12 tahun.

“Dan atau Pasal 62 Undang-Undang RI nomor 5 tahun 1997 Tentang Psikotropika diancam dengan pidana kurungan paling lama 5 tahun penjara,” Imbuhnya. (Min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!