godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Senin , Januari 25 2021
Home / Nasional / Jadi Tersangka Korupsi Bansos, Mensos Menyerahkan Diri Ke KPK
Menteri Sosial Juliari P Batubara menaiki tangga ke lantai 2, tempat pemeriksaan Minggu (6/12/20) dini hari sekitar pukul 02.50 WIB.

Jadi Tersangka Korupsi Bansos, Mensos Menyerahkan Diri Ke KPK

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Menteri Sosial Juliari P Batubara, yang berasal dari PDIP menyerahkan diri datangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jl. Kuningan Persada, Jakarta Sel. Minggu (6/12/2020) dini hari, pukul 02.50 WIB. 

Kedatangan Juliari ini mengejutkan wartawan yang tengah ngobrol dengan Deputi Penindakan KPK, Karyoto di pelataran gedung KPK. Rupanya, Karyoto tengah menunggu kedatangan Juliari. 

Dengan kawalan beberapa petugas KPK dan personel kepolisian, Juliari tampak tenang berjalan menuju lobi gedung KPK, selanjutnya menaiki tangga ke lantai 2, tempat pemeriksaan, dan Juliari masih memilih bungkam tidak mau menjawab pertanyaan wartawan.  

KPK belum mengeluarkan pernyataan, apakah Juliari menyerahkan diri atau ditangkap.

Juliari ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek. Juliari, disangkakan KPK menerima uang total Rp 17 miliar, yang berasal dari fee rekanan proyek bansos. Pada pelaksanaan paket Bansos sembako periode pertama, Juliari menerima Rp 8,2 miliar. 

Sementara untuk  periode kedua pelaksanaan paket Bansos sembako, terkumpul uang fee dari bulan Oktober 2020 sampai dengan Desember 2020 sejumlah sekitar Rp 8,8 miliar.

“Uang itu juga diduga akan dipergunakan untuk keperluan JPB (Juliari).” Kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers di lantai 3 Gedung Penunjang KPK, Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Minggu (6/12) dini hari, pukul 01.00.

Sebelumnya pada 5 Desember 2020, dalam kasus ini KPK telah menahan tiga orang, mereka adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kemensos Matheus Joko Santoso (MJS) serta dari pihak swasta Ardian I M (AIM) dan Harry Sidabuke (HS).

Kronologi OTT Yang Menjerat Mensos Juliari Jadi Tersangka

Barang bukti uang yang amankan tim dari KPK dalam kasus dugaan suap bansos Covid-19 Mensos Juliari P Batubara

Penetapan Menteri Sosial Juliari P Batubara (JPB) sebagai tersangka kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek. Ini merupakan buntut OTT yang dilakukan KPK pada Jumat (4/12/2020) malam hingga Sabtu (5/12/2020) kemarin. 

OTT ini berawal ketika KPK  menerima informasi dari masyarakat pada Jumat (4/12/2020). Informasi itu menyebut akan ada penerimaan sejumlah uang dari pihak swasta, yakni Ardian IM dan Harry Sidabuke kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pelaksanaan proyek bansos, Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono. Juga, kepada Juliari. 

“Khusus untuk JPB (Juliari) pemberian uangnya melalui MJS (Matheus) dan SN (Shelvy N) sekretaris di Kemensos yang juga orang kepercayaan JBP (Juliari).” Kata Ketua Firli Bahuri KPK dalam konferensi pers di lantai 3 Gedung Penunjang KPK, Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Minggu (6/12/2020) dini hari.

Informasinya, penyerahan uang akan dilakukan pada hari Sabtu (5/12/2020) sekitar jam 02.00 dini hari di salah satu tempat di Jakarta. 

“Uang sebelumnya telah disiapkan AIM dan HS di salah satu apartemen di Jakarta dan di Bandung, yang disimpan di dalam 7 koper, 3 tas ransel dan amplop kecil yang jumlahnya sekitar Rp 14,5 miliar,” Terang Firli. 

Uang itu terdiri dari pecahan mata uang rupiah dan mata uang asing. Masing-masing sejumlah sekitar Rp 11, 9 miliar, 171,085 dolar Amerika Serikat atau setara Rp 2,420 miliar dan 23 ribu dolar Singapura atau setara Rp 243 juta. 

Tim kemudian menangkap Matheus, Shelvy, Ardian IM, Harry Sidabuke, Direktur PT Tiga Pilar Agro Utama (TPAU) Wan Guntar, dan Sanjaya, pihak swasta di sejumlah tempat di Jakarta. 

“Selanjutnya, pihak-pihak yang diamankan beserta uang dengan jumlah sekitar Rp 14,5 miliar dibawa ke KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut,” imbuhnya. 

Setelah melakukan pemeriksaan intensif yang dilanjutkan dengan gelar perkara, lima orang ditetapkan sebagai tersangka. Sebagai penerima, tersangkanya Juliari, Matheus, dan Adi Wahyono. Sementara sebagai pemberi, Ardian IM dan Harry Sidabuke.  

Matheus, Ardian, dan Harry langsung ditahan. Sementara Juliari dan Adi masih diburu penyidik KPK. “Kami minta kepada tersangka saudara JPB dan AW untuk koperatif dan sesegera mungkin menyerahkan diri kepada KPK. Karena KPK akan terus mengejar sampai saudara-saudara tertangkap!” imbau Firli, tegas.

Selanjutnya  Menteri Sosial Juliari P Batubara, yang berasal dari PDIP datangi Gedung KPK Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Minggu (6/12) dini hari. pukul 02.50 WIB. (bd)

Check Also

Sembunyikan Nurhadi, Ferdy Yuman Ditangkap KPK Di Malang

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Seorang pria bernama Ferdy Yuman (FY) ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Sabtu (9/1/2021) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!