godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , November 29 2020
Home / Pemerintah / Ketahuan Selingkuh, Kasun Di Ponorogo Dihukum Bayar 400 Sak Semen
Warga mengeruduk kantor Desa Janti, menuntut Kamituwo Dukuh Blimbing

Ketahuan Selingkuh, Kasun Di Ponorogo Dihukum Bayar 400 Sak Semen

PONOROGO, NusantaraPosOnline.Com-Ratusan warga Desa Janti, Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo, Jawa timur, melurug kantor desa setempat. Dengan mengendarai sepedah motor, sekitar 100 warga yang mayoritas pemuda ini, menuntut oknum Kepala Dusun (kamituwo) Dukuh Blimbing ini untuk mundur dari jabatanya, Senin (4/10).

Hal ini dipicu terbongkarnya kasus perselingkuhan yang dilakukan oknum Kepala Dusun (kamituwo) Dukuh Blimbing berinisial T berusia 59 tahun.

Kasus perselingkuhan terbongkar pada Rabu (30/9) pukul 23.00 malam. Ketika itu,  suami siri wanita bernisial R hendak pergi ke Bungkal, namun akibat perasaanya yang tidak enak, R pun memilih pulang kembali. Ia terkejut lantaran mendapati lampu rumah mati. 

Pria paruh baya ini pun berusaha masuk dari pintu lain, ketika masuk ia curiga dengan kondisi kamar dan langsung mendobrak pintu kamar. R pun langsung memergoki Kepala Dusun berinisial T itu bersama sang istri berinisial M berusia 38 tahun, dengan kondisi setengah bugil saat menyalakan lampu yang sempat dimatikan. 

R pun lantas meminta bantuan warga, sayang T berhasil kabur dari kejaran warga. ” Jadi ndak pakek baju saat kepergok suami sirinya. Berusaha kabur dengan apa adanya,” ujar Muhsin Affandi, seorang tokoh Pemuda Desa Janti.

Muhsin pun mendesak Kepala Desa (Kades) Janti Edi Prayitno untuk memecat oknum Kamitowo Blimbing itu, pasalnya akibat perbuatanya wajah Desa Janti tercoreng, dan meresahkan warga.

“Kedatangan kami kesini selain klarifikasi, sekaligus meminta pak Kades untuk memecat Kamituwo yang berbuat tindakan asusila ini,” ungkapnya.

Terkait hal tesebut, Oknum Kamituwo Blimbing T saat di sidang bersama M, oleh Kepala Desa (Kades) Janti Edi Prayitno disaksikan ratusan masa mengakui perbuatan perselingkuhan tersebut. 

Bahkan tak cuman sekali, T mengakui telah menggagahi Janda mantan Kades Janti itu sebanyak 5 kali, yang kesemuanya dilakukan di kawasan hotel Telaga Sarangan Magetan.” Pengakuan dari pelaku sudah melakukan tindak asusila 5 kali, di rumah M, bahkan ada pengakuan dari orang lain hal tersebut pernah dilakukan di Sarangan juga,” Terang Kades Janti Edi Prayitno.

Edi menjelaska, dari kesepakatan bersama, T akhirnya memilih membayar denda sosial yaitu sebanyak  400 sak semen dalam seminggu, yang  selanjutnya digunakan untuk membangun desa. 

Terkait proses pemecatannya, Kades memilih menyerahkan pada prosedur yang ada. “Maunya warga diarak keliling desa, tapi berhasil dicegah, T akhirnya hanya mau membayar denda sosial berupa 400 sak semen. Itu untuk membangun desa. Terkait pengunduran diri atau pemecatan masih menunggu prosedur yang ada,” Ujarnya. (Edy)

Check Also

BPN Jombang Bagikan 700 Sertifikat Tanah PTSL Kepada Warga Desa Tanggungan

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Jombang, membagikan 700 sertifikat tanah pada warga Desa Tanggungan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!