godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Mei 16 2021
Home / Nasional / Korupsi Asabri Rp 22 Triliun, Kejagung Tahan Enam Tersangka
Penampakan salah tersangka kasus korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asabri (tengah) saat digiring ke Rutan usai ditetapkan sebagai tersangka, Jakarta, Senin (1/2/2021).

Korupsi Asabri Rp 22 Triliun, Kejagung Tahan Enam Tersangka

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengelolaan dana investasi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata RI (Asabri).  Senin (1/2).

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengtakan  “Dua orang diantaranya adalah mantan Direktur Utama PT Asabri (jadi tersangka),” kata Febrie Adriansyah.

Kedua orang yang dimaksud adalah Letnan Jenderal (Purnawirawan) Sonny Widjaja dan Mayor Jenderal (Purnawirawan) Adam Damiri.

“Ada 8 yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut,” ujar Leonard dalam konferensi pers di Kompleks Kejagung, Jakarta, Senin (1/2).

Tersangka lain yang dijerat adalah mantan Direktur Keuangan Asabri, Bachtiar Efendi; mantan Direktur Asabri, Hari Setiono; Mantan Kepala Divisi Investasi Asabri berinisial IWS.

Selebihnya, dari pihak swasta. Yakni Direktur Utama PT Prima Jaringan berinisial LP; Pemilik PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro dan Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Heru Hidayat.

Usai menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), para tersangka langsung dibawa masuk oleh sejumlah penyidik Kejaksaan ke dalam mobil tahanan dan tampak sudah mengenakan rompi merah muda khas tahanan Kejagung.

Selain Sonny  dan Damiri, ada empat orang tersangka Asabri lain yang juga dimasukkan ke dalam mobil tahanan. Para tersangka pun langsung ditahan oleh penyidik untuk 20 hari ke depan.

Sedangkan tersangka Benny Tjokro dan Heru Hidayat sudah dijebloskan kepenjada, terkait perkara korupsi dana investasi PT Asuransi Jiwasraya.

Dalam perkara ini, kata Leonard, penyidik sudah melakukan gelar perkara dan serangkaian pemeriksaan saksi sebelum rampung menjerat tersangka kasus korupsi PT Asabri.

Dugaan korupsi dalam perkara ini ditaksir telah merugikan uang negara hingga Rp 22 triliun versi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kendati demikian, Kejagung meyakini jumlah tersebut dapat berubah, bahkan bertambah mengingat fluktuasi harga pasar.

Sebelumnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin sempat menuturkan bahwa dari tujuh calon tersangka itu, setidaknya ada dua sosok yang merupakan terdakwa dalam kasus korupsi Asuransi Jiwasraya.

Selain itu, Burhanuddin juga mengungkap bahwa pihaknya telah menyita aset senilai sekitar Rp 18 triliun terkait kasus tersebut. Menurutnya, penyidik masih akan terus melacak aset milik Asabri.

“Sehingga kami akan lacak terus, mungkin akan berat karena kerugian Asabri ini di atas asuransi Jiwaraya,” pungkasnya. (bd)

Check Also

TWK Pegawai KPK, Ada Yang Ditanya Soal Menikah, Hinga Mau Tidak Jadi Istri Kedua

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Seorang pegawai KPK yang ikut Tes wasan kebangsaan (TWK) diduga mendapat perlakuan yang tidak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!