godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Jumat , Februari 26 2021
Home / Nasional / Korupsi Proyek Jalan, KPK Tahan Bupati Muara Enim H Juarsah
Bupati Muara Enim H Juarsah (Tangan diborgol) tersangka kasus dugaan suap proyek jalan di Dinas PUPR Muara Enim tahun 2019. Uasai menjalani pemeriksa di gedung KPK. Senin (15/2/2021).

Korupsi Proyek Jalan, KPK Tahan Bupati Muara Enim H Juarsah

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Komisi pemberantasan korupsi (KPK) menetapkan Bupati Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, H Juarsah sebagai tersangka dalam kasus suap proyek jalan di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2019. KPK juga lasung melakukan penahanan terhadap Juarsah.

“Bersamaan dengan dilakukannya Penyidikan sejak tanggal 20 Januari 2021, KPK selanjutnya menetapkan 1 orang tersangka yakni JRH (Juarsah) Bupati Muara Enim (yang merupakan Wakil Bupati Muara Enim 2018-2020),” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (15/2/2021).

Karyoto mengatakan penetapan tersangka ini merupakan pengembangan perkara dari operasi tangkap tangan yang dilakukan pada 3 September 2018, lalau dan telah menetapkan 5 orang tersangka.

Kelimanya adalah Bupati Muara Enim periode 2018-2019 Ahmad Yani, Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan PPK di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Elfin MZ Muhtar, Dirut PT Indo Paser Beton Robi Okta Fahlefi selaku swasta, Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Aries HB, dan Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Ramlan Suryadi.

“Perkara kelima tersangka tersebut telah disidangkan dan divonis bersalah oleh pada tingkat PN Tipikor Palembang dengan putusan bersalah dan telah berkekuatan hukum tetap,” ucap Karyoto.

Untuk kepentingan penyidikan, Juarsah dilakukan penahanan pertama selama 20 hari. Penahanan terhitung sejak 15 Februari 2021 hingga 6 Maret 2021 di Rumah Tahanan Negara Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK, Kavling C1.

“Sebagai upaya untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Rutan KPK, maka tersangka akan dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari di Rutan KPK Kavling C1,” Pungkasnya. (Bd)

Check Also

Heru Hidayat Koruptor Jiwasraya dan Asabri, Miliki Aset 20 Kapal dan 23 Hektar Tanah ?

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Kasus megakorupsi Jiwasraya dan Asabri Total yang merugian Negara kisaran Rp 40 triliun lebih. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!