godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Selasa , Oktober 26 2021
Home / Nasional / KPK Cegah 3 Orang ke Luar Negeri, Satu Diantarnya Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin.

KPK Cegah 3 Orang ke Luar Negeri, Satu Diantarnya Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah tiga orang untuk bepergian ke luar negeri. Dan satu dari tiga orang tersebut adalah Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin.

Ketiganya dicegah bepergian ke luar negeri terkait kasus dugaan suap yang menyeret Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial (MS) dan penyidik KPK (Komisi pemberantasan korupsi) AKP Stepanus Robin Pattuju.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, KPK telah mengirimkan surat permohonan pencegahan untuk tiga orang terkait perkara yang menjerat M Syahrial dan AKP Stepanus Robin ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kemenkumham.

“Pada tanggal 27 April 2021, KPK telah mengirimkan surat ke Ditjen Imigrasi Kumenkumhan untuk melakukan pelarangan ke luar negeri terhadap tiga orang yang terkait dengan perkara ini. Ketiganya dicegah untuk pergi ke luar negeri selama enam bulan kedepan terhiyung sejak 27 April 2021.” kata Ali Fikri, kepada wartawan. Jumat (30/4/2021).

Informasi yang dihimpun, tiga orang tersebut, masing-masing yakni Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, pihak swasta Agus Susanto dan Aliza Gunadi Ladony, dan Aliza Gunadi merupakan mantan Direktur PT Lampung Jasa Utama (PT LJU).

Nama Aliza Gunadi dan Azis Syamsuddin pernah muncul dalam sidang perkara korupsi dengan terdakwa mantan Bupati Lampung Tengah, Mustafa pada 11 Februari 2021 lalu.

Mantan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Lampung Tengah, Taufik Rahman yang bersaksi dalam sidang tersebut mengungkap bahwa ada fee sebesar Rp 2,5 miliar untuk mengurus Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat tahun 2017 melalui Aliza Gunadi yang kemudian diserahkan kepada Azis Syamsuddin.

Kendati demikian, belum diketahui apakah kasus tersebut berkaitan dengan pencegahan ke luar negeri Azis Syamsuddin dan Aliza Gunadi dalam perkara ini.

Menurut Ali Fikri, pencegahan ke luar negeri dilakukan untuk percepatan proses penyidikan  dan menggali bukti-bukti lain, kasus dugaan suap terkait upaya penghentian penyelidikan kasus korupsi di Tanjungbalai, Sumatera Utara.

“Selai itu pencegahan keluar negeri juga bertujuan agar pada saat yang bersangkutan saat diperlukan untuk dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan pihak-pihak tersebut tetap berada di wilayah Indonesia” Ujar Ali Fikri. (Bd)

Check Also

Tol Bisa Dibeli Swasta Rezem Dianggab Hanya ‘Mandor’ Dan Tukang ‘Gebuk’ Ini Kata Pengamat

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Kebijakan pemerintah Jokowi terkaitinfrastruktur jalan tol yang dijual ke pihak swasta. Mendapat sorotan miring …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!