SURABAYA, NusantaraPosOnline.Com-Anggota DPRD Kota Surabaya berinisial berinisial MAH digerebek oleh istri sirinya berinisial MR (12). Kamis (09/06/2022) sekitar pukul 00.15 WIB.
Saat digrebek anggota DPRD berinisial MAH ini sedang berduan dengan wanita lain berinisial H sorang purel atau atau Lady Escort (LC) pemandu lagu disalah satu tempat karaoke di Surabaya. Pengerebekan di salah satu kamar lantai 12 Apartemen Puncak Golf Jalan Bukit Darmo Kota Surabaya.
Dalam penggerebekan itu terjadi kasus penganiayaan terhadap MR, yang dilakukan oleh H wanita yang sekamar dengan MAH. Atas kejadian tersebut MR tak terima dirinya sampai dianiaya, selanjutnya MR membuat laporan Ka polsek Dukuh.
Kapolsek Dukuh Pakis Kompol Agung Widoyoko, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan penganiayaan tersebut dan akan ditindak lanjuti dengan mediasi pada Sabtu (11/06/2022).
“Ya benar ada laporan yang masuk ke Polsek Dukuh, dan masih bersifat aduan jadi kita tindak lanjuti dengan mediasi,” Kata Agung. Kamis (9/6/2022).
Ditempat terpisah MR yang merupakan istri Siri anggota DPRD kota Surabaya berinisial MAH, mengtakan dirinya terpaksa mendatangi kamar apartemen milik MAH karena yang bersangkutan pergi tak ada kabar selama 3 pekan. Ia pun berusaha menghubungi nomor pribadinya namun tidak aktif.
“Saya datangi kantor DPRD Kota Surabaya dan DPC PKB Kota Surabaya tapi gak ada,” ujarnya, Kamis (09/06/2022).
Ia pun lantas teringat kepada pemandu lagu wanita berinisial H yang bekerja di salah satu Karaoke di Surabaya karena pernah menghubungi MR usai menikah siri dengan MAH.
Ia yang penasaran langsung mendatangi apartemen Puncak Bukit Golf tempat H tinggal. Disana, ia mendapati mobil Fortuner Hitam milik Mah berada di parkiran.
“Saya langsung naik ke Lantai 12 melalui tangga darurat dan bertemu dengan staffnya pak MAH. Sempat dihalang-halangi, katanya pak MAH tidak ada. Tapi saya lihat ada sepatunya,” ujar MR.
Saat sedang berdebat, tiba-tiba H keluar dengan emosi dan mengumpat MR dengan kalimat kasar. H lantas memukul dan membenturkan kepala MR ke Tembok Apartemen. Merasa dirugikan, MR lantas melapor ke Polsek Dukuh Pakis.
“Subuh karena badan saya sakit dan lebam saya lapor ke Polsek Dukuh Pakis. Hasil visum ada semua,” Kata NR. (Fri)










