godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Juni 20 2021
Home / Nasional / Memalukan ! Proyek Rekontruksi Jalan BBPJN VIII Jatim Rp 41,779 Milyar Di Jombang Amburadul
COLD MILING : Ruas jalan Mojoagung – Janti baru selesai dikerjakan Januari 2010. Pada Kamis malam (5/3/2020) PT Timbul jaya, melakukan penyekrapan permukaan jalan yang baru selesai bangun, untuk dilakukan perbaikan.

Memalukan ! Proyek Rekontruksi Jalan BBPJN VIII Jatim Rp 41,779 Milyar Di Jombang Amburadul

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pelaksanaan paket proyek Rekonstruksi Jalan BTS Kota Jombang – BTS Kab Mojokerto (Kode lelang : 55038064) milik Satuan kerja (Satker) Pelaksana jalan nasional (PJN) metropolitan II  Balai besar pelaksana jalan nasional VIII (BBPJN) Jawa timur, amburadul.

Hal ini terlihat dari kondisi dilapangan paket proyek yang dibiyai dari APBN 2019 sebesar Rp 41.779.186.725. Lokasi pekerjaan di ruas jalan nasional Mojoagung –  Desa Janti. Baru beberapa minggu selesai dikerjalan sudah rusak parah.

Menurut Hamid, warga Mojoagung Jombang,  proyek jalan tersebut selesai dikerjakan pada Januari 2020 baru sekitar 3 minggu jalan sudah rusak. Disepanjang jalan sudah banyak lubang, aspal sudah banyak yang terkelupas.

“Jalan yang dilakukan perbaikan panjangnya sekitar 4 – 5 Km. Yakni mulai dari lampu stopan perempatan depan Polsek Mojoagung menuju ke depan SPBU desa Janti. Tapi kualitas pekerjaan jelek sekali. Masak pertengahan Januari 2020 selesai dikerjakan akhir Januari 2020 jalan sudah rusak.” Kata Hamid.

Hamid menyebutkan, kerusakan yang sangat parah terjadi diantaranya yakni, didepan SPBU desa Gambiran (Depan pasar Mojoagung, Depan SPBU Janti, didepan simpang masuk ke desa Sambirejo, daerah tambal ban desa Gambiran, Depan jalan masuk ke kantor Samsat Jombang.

PROYEK 2019 : Jalan selesai dikerjakan Januari 2020, kemudian pada Kamis malam 5 Maret 2010 permukaan jalan sudah dikupas lagi atau disekraf, karena rusak parah. Lokasi depan pasar Mojoagung.

“Di titik itu kerusakan jalan yang sangat parah. Untuk memperbaiki jalan yang rusak tersebut, saya melihat hampir setiap hari ada kontraktor melakukan pekerjaan penutupan lobang jalan tersebut. Tapi hanya satu atau dua minggu lubang jalan sudah bertambah lagi, dan lubang yang baru ditutup hanya sekitar satu minggu sudah rusak lagi. Ini menunjukkan bahwa proyek jalan tesebut mutunya tidak baik.” Ujarnya.

Menurut Hamid, baru-baru ini yaitu sekitar Kamis 5 Maret 2020 malam sampai hari Sabtu 7 Maret 2020 ada perbaikan besar-besaran dilokasi proyek. Dilokasi proyek ada beberapa titik jalan yang disekrap lagi (Pengerukan lapisan permukaan jalan mengunakan peralatan alat berat). Bagian jalan yang dilakukan penyekrapan yakni mulai dari sekitar perempatan depan pasar mojoagung, depan SPBU Mojoagung, depan simpang masuk ke desa Sambirejo. “Perbaikan ini menjelang kedatangan menteri PUPR di acara pesta durian di Kecamatan Wonosalam Minggu 8 Maret 2020. Ini menunjukkan mental-mental pejabat BBPJN VIII Jawa timur ini mental penjilat. Mungkin mereka takut proyek tersebut terlihat buruk, saat pimpinan mereka (Menteri PUPR) datang ke Jombang. Makanya mereka berusaha sampai titik darah penghabisan memperbaiki proyek jalan yang baru beberapa minggu sudah rusak parah.” Ucap dia.

Masih menurut Hamid,  sebelumnya lubang-lubang jalan pada proyek tersebut hanya diperbaiki alakadarnya ditutup dengan aspal selanjutnya dipadatkan dengan alat pemadat kecil Vibratory Roller. “Saya selaku masyarakat yang membayar pajak, sangat menyayangkan proyek ini. Hanya beberapa minggu selesai dikerjakan sudah rusak. Memang saat ini sudah dilakukan perbaikan, tapi saya yakin tidak akan lama proyek ini akan rusak lagi, karena dari awal proyek jalan tersebut mutunya tidak baik. Ya seperti gali lubang tutup lubang, lubang lama ditutup muncul lobang baru, bahkan lubang lama ikut terbuka lagi.” Ucap dia.

PROYEK 2019 : Jalan selesai dikerjakan Januari 2020, kemudian pada Kamis malam 5 Maret 2010 permukaan jalan sudah dikupas lagi atau disekraf, karena rusak parah. Lokasi depan pasar Mojoagung.

Kejadian seperti ini bukan hanya sekali, setiap tahun terjadi di ruas jalan nasional Jombang. Contohnya JL Soekarno hatta Jombang, dibangun tahun 2018 dikerjakan PT Timbul persada (Perusahaan Grup PT Timbul Jaya) masih dalam pengerjaan sudah rusak. Pihak BBPJN VIII selalu mengunakan alasan dewa mabuk yaitu jalan yang baru dikerjakan sudah rusak alasan mereka “Itu masih tangung jawab kontraktor, karena masa perawatan 1 tahun. Akhirnya setelah habis masa perawatan 1 tahun APBN kita harus menangung perbaikan proyek jalan yang bermutu buruk. Contoh JL Soekarno hatta Jombang, mulai masih dalam pengerjaan, masa perawatan, sudah rusak dan tidak nyaman dilewati kendaraan. Nah setelah habis masa perawatan 1 tahun, lagi-lagi negara harus menanggung perbaikan jalan yang sudah hancur karena kontraktor bisa cuci tangan dengan alasan masa perawatan sudah habis.” Ujarnya.

Padahal JL Soekarno hatta Jombang, sejak selesai dibangun Januari 2018 masih dalam pengerjaan sudah rusak, pada masa perawatan juga sudah rusak tak nyaman dilalui kendaraan.

“JL Soekarno hatta Jombang, masih dalam perawatan saja sudah hancur amburadul, nah sekarang ini sudah habis masa perawatan negara terpaksa membiayai proyek bobrok itu. Hal ini terjadi lagi pada proyek jalan nasional ruas Mojoagung – Janti yang dibiayai APBN 2019 yang dikerjakan PT Timbul Jaya. Jadi proyek Jalan nasional di Jombang ini dikerjakan model akal-akalan saja.” Ujarnya.

Proyek Jalan nasional ruas Mojoagung – Janti tahun 2019 sama saja, yang mengerjakan juga grup perusahaan yang sama. “BBPJN VIII Jatim alasannya sama, sekarang ini JL  Mojoagung – Janti, masih dalam perawatan. Padahal dirawat seperti apapun jalan akan cepat rusak kecuali dibongkar total karena mutu pekerjaan memang tidak bagus. Nanti tahun 2021 mereka tidak ada rasa malu BBPJN VIII kemungkinan akan mengaggarkan lagi untuk perbaikan jalan Mojoagung – janti. Karena ditahun 2020 saja sudah rusak apalagi 2021 jalan ini pasti rusak.” Kata dia.

Kalau ingin jalan nasional ini bagus, bawa kasus proyek Jl Mojoagung – janti yang dibiayai APBN 2019 ini keproses hukum dan libatkan tim ahli independen, untuk melakukan pengecekan mutu jalan, lakukan audit secara maksimal.  

“Ini perlu dilakukan supaya pembangunan jalan nasional kedepan lebih baik lagi. Kalau dari tahun ketahun seperti ini, ini akan merugikan kepentingan nasional.” Imbuhnya.

PROYEK 2019 : Jalan selesai dikerjakan Januari 2020, kemudian pada Kamis malam 5 Maret 2010 permukaan jalan sudah dikupas lagi atau disekraf, karena rusak parah. Lokasi depan pasar Mojoagung.

Sementara itu menurut Aswan, salah seorang Sopir, karena sering adanya perbaikan jalan hal ini sangat mengangu lalu lintas. “Jalan Mojoagung – Janti, inikan baru dibangun, masak hampir setiap hari ada perbaikan, ini kan menganggu penguna jalan. Kemarin Kamis malam (5/3/2020) disekitar depan pasar Mojoagung ada perbaikan mengunakan alat berat, dekat lampu merah terjadi kemacetan.  Perbaikan juga aneh, aspal yang baru dipasang Januari 2020 sekarang sudah dikeruk lagi. Mungkin aspalnya tidak lengket, lalu dikeruk lagi.” Ujar Aswan.

Diberitakan sebelumnya proyek Rekonstruksi Jalan BTS Kota Jombang – BTS Kab Mojokerto (Kode lelang : 55038064) dibiayai dari APBN 2019 lelang dimenangkan PT Asri jaya putra perkasa, yang berkantor di Jombang. Namun pekerajan dialihkan kepada PT Timbul jaya.

Proyek ini memang nama paketnya adalah Rekontruksi Jalan, tapi pelaksanaan dilapangan pekerjaan rekontruksi hanya sangat sedikit sekali, kisaran 10 titik spot-spot dilokasi jalan tersebut. Dilokasi proyek tidak ada papan nama proyek.

Terkait hal tersebut, Direktur PT Asri Jaya putra perkasa, Sigit Wahono ST, selaku pemenang lelang beberapa kali dimintai konfirmasi namun sampai hari ini masih belum ada klarifikasi resmi dari pihak PT Asri jaya putra persada. (Rin/Why)

Check Also

Dugaan Korupsi Asabri, Kejagung Periksa 5 Petinggi Perusahaan

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!