godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Rabu , Januari 20 2021
Home / Investigasi / Mewakili Jombang, Uang Saku Atlit Futsal Hanya Rp 60 Ribu / Hari, Makan Seadanya, & Kostum Bekas
Ketua KONI Jombang, H. Tito Kadar Isman

Mewakili Jombang, Uang Saku Atlit Futsal Hanya Rp 60 Ribu / Hari, Makan Seadanya, & Kostum Bekas

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Miris nasip tim atau atlit pemain Futsal Jombang, yang mewakili Kabupaten Jombang, untuk bertanding pada acara Pra Pekan olahraga provinsi (Pra Porprov) 2019, yang digelar selama 5 hari yaitu tanggal 17 – 22 maret 2019, di Gedung olah raga (Gor) Kenarok Malang.

Menurut YM (22) salah seorang atlit futsal yang ikut dikirim mewakili kabupaten Jombang. Diacara pertandingan pra Porprov, kami menyayangkan karena tim futsal dari Jombang tidak difasilitasi dengan baik oleh Komite olahraga nasional Indonesia (Koni) atau Pemkab Jombang.

Menelan kekecewaan tim futsal yang mewakili Jombang berlaga di pra Porprov 2019 di Gor Kenarok Malang, yang gagal lolos ke Porprov 2019. Nampak tim Futsal Jombang, mengenakan kostum bekas, dan uang saku Rp 60 ribu perhari.

“Satu orang atlit hanya diberi uang saku Rp 300 ribu, untuk lima hari. Jadi sehari Rp 60 ribu. Kostum untuk mengikuti pertandingan juga mengunakan kostum bekas PSID yang sudah lama. Keberangkantan kami dari Jombang – Malang disewakan 1 mobil Isuzu elep. Saya sempat ingin mundur, atau tidak ikut pertandingan. Tapi saya kasihan dengan teman-teman saya tim Futsal dari Jombang. Akhirnya saya paksakan tetap ikut tim Futsal mewakili Kabupaten Jombang.” Ucap YM.

YM juga menjelaskan, penderitaan tim Futsal tidak cuman itu, penginapan yang disediakan oleh Koni Jombang, juga sangat tidak layak dan tidak manusiawi. “Untuk penginapan tim kami cuma disiapkan satu kamar kos berukuran sekitar 4 x 5 meter. Jadi lebih enak tidur dimasjid atau mushola ketimbang Fasilitas penginapan yang disediakan Koni Jombang.” Kata YM.

Kemudian, untuk makan, kami diberi makan 3 x sehari, menunyapun seadanya mirip menu kuli bangunan bukan untuk atlit. “Hari pertama tok kami diberi nasi bungkus lauk ikan bebek, kemudian hari berikutnya, ya makan nasi bungkus lauk seadanya. Semua teman-teman (atlit) saya mengeluhkan masalah ini, kami merasa malu dengan atlit-atlit dari kabupaten lain, yang difasilitasi layak oleh Koni daerah (Kabupaten) yang mereka wakili.” Paparnya.

YM, tim kami sudah kalah sebelum bertanding, sebetulnya kami tidak menuntut fasilitas yang mewah-mewah, atau lebih dari Kabupaten lain. “Minimal kami difasilitasi agak layak dikit, jika dibandingkan atlit futsal dari kabupaten lain. Saya berharap kedepanya tidak terjadi lagi, atau tidak dialami lagi oleh atlit-atlit cabang olah raga lain yang akan mewakili Kabupaten Jombang dalam even pertandingan diluar Kota.” Imbuhnya. (Ris/Snt)

Check Also

Proyek Gedung MAN 4 Denanyar Rp 5,5 M, Dikerjakan PT Cipta Prima Selaras Tanpa Papan Nama

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Proyek Pembangunan Gedung Pusat Layanan Keagamaan Terpadu MAN 4 Jombang, yang berada Jl. KH. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!