godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Sabtu , Oktober 16 2021
Home / Daerah / Miris 5 Ruang Kelas SDN 3 Mlorah Rejoso Rusak Parah
Kondisi ruang kelas SDN 3 Mlorah, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk yang rusak parah.

Miris 5 Ruang Kelas SDN 3 Mlorah Rejoso Rusak Parah

NGANJUK, NusantaraPosOnline.Com-Kondisi lima ruang kelas SDN 3 Mlorah, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, mengalami rusak parah. Bahkan satu ruang kelas V, tidak bisa lagi ditempati. Karena kondisi kelas yang tidak layak, terpaksa menggunakan ruang perpustakaan sebagai ruang kelas tatap muka.

“Murid kelas V terpaksa harus diungsikan, atap ruang kelas itu telah jebol, dan bagian teras depan ruang kelas tersebut juga banyak kayu yang sudah lapuk, sehingga plafon atapnya juga terlihat ambrol. Hal ini membahayakan jika di bawahnya ada aktivitas.” Kata salah seorang guru yang tak mau disebutkan namnya.

Kayu penahan atap juga sudah tidak tersambung. Demi alasan keamanan, murid kelas V dipindah ke perpustakaan. Jadi ruang kelas V dikunci rapat dan tidak digunakan lagi dalam kegiatan belajar mengajar. Karena khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

“Pihak sekolah telah melaporkan kondisi ini kepada pihak Disdikbud Kabupaten Nganjuk. Kabarnya tahun 2021 sudah akan dibangun atau diperbaiki.  Tapi entah kapan sampai sekarang belum direlisasi, yang jelas kami belum tahu secara pasti kapan dibangun, karena pembangunan adalah kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten Ngajuk.” Imbuhnya.

Terkait hal tesebut, Plt Kabid Sarpras Disdikbut Nganjuk, Restiyan Effendi mengatakan, bahwa SDN 3 Mlorah sudah diusulkan pembangunan atau rehab Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Untuk rehab ruang kelas SDN 3 Mlorah sudah diusulkan dan lolos rehab DAK tahun 2022 nanti.” Kata Restiyan. Selasa (12/10/2021).

Ia menambahkan, memang tahun 2021 telah diusulkan, namun tidak lolos dikarenakan tidak singkronnya data Dapodik dengan data usulan pihak Sarpras Disdik.

“Sehingga kita memperbaiki Dapodik agar bisa singkron dengan apa yang kita usulkan. Karena DAK itu kalaborasi antara OPD, yakni dari kepala Dinas pendidikan, kepala Dinas PU, kemudian dari sekolah serta operatornya. Jadi karena mengikutkan Dapodik itu operator sekolah, harus singkron semua.” Imbuhnya. (Eny)

Check Also

Operasi Patuh Semeru 2021, Satlantas Polres Ponorogo Bagikan Ribuan Masker

PONOROGO, NusantaraPosOnline.Com-Guna mendukung program pemerintah terkait percepatan penanganan kasus Covid-19, Satlantas Polres Ponorogo terus menggelar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!