Hukrim  

Nekat Curi Motor di Samping Kantor Polisi, 2 Warga Palembang Dijebloskan Kebui

Adi Prabowo (19) dan Sendi Surya Saputra (19), keduanya warga Palembang, pelaku maling motor yang diringkus Unit Reskrim Polsek Talang Kelapa Palembang.

PALEMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Unit Reskrim Polsek Talang Kelapa meringkus Adi Prabowo (19) dan Sendi Surya Saputra (19), keduanya warga Palembang. Keduanya ditangkap lantaran mencuri motor tidak jauh dari Mapolsek Talang Kelapa.

Selain mengamankan dua pelaku, polisi juga mengamankan sepeda motor Honda Beat bernopol BG 5086 ACI sebagai barang bukti kejahatan.

Kapolsek Talang Kelapa Kompol Sigit Agung Susilo mengatakan penangkapan terhadap kedua tersangka berawal dari laporan korban Adhytia Kuncoro ke Polsek Talang Kelapa, Selasa (31/5) lalu.

“Korban melapor, usai sepeda motor miliknya digondol maling di halaman parkir depan ruko dekorasi samping Mapolsek Talang Kelapa,” kata Kompol Sigit

Atas laporan tersebut ditindaklanjuti, dan anggota melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Kita akhirnya mendapatkan rekaman CCTV, saat kedua pelaku beraksi, ” ungkapnya didampingi kanit Reskrim Ipda Alfin.

Berdasarkan rekaman CCTV itu didapatkan nomor pelat sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi. “Hingga akhirnya 2 pelaku kita bekuk di tempat dan pelaku AD masih (DPO),” terangnya. Atas perbuatan pelaku, akan dikenakan pasal 363 KHUP ayat 2 dengan ancaman penjara selama tujuh tahun.

Sementara itu tersangka Adi mengungkapkan kalau dirinya bersama rekannya Sendi dan AD (DPO) berangkat dari Desa Pangkalan Benteng, Selasa dini hari. “Kami sengaja cari mangsa, dengan keliling,” katanya. Hingga akhirnya mendapatkan sepeda motor yang terparkir di depan warung ‘MANGUT LELE’ “Itu motornya,” ujarnya.

Selanjutnya AD berikan kunci letter T yang sengaja dibawa, sedangkan dirinya dan Sendi beraksi dengan menuju tempat kejadian. “Sendi turun, sedangkan saya menunggu di motor, ” tukasnya.

Melihat keadaan sepi, Sendi langsung merusak kunci sepeda motor dengan menggunakan kunci T dan membawa kabur motor tersebut. “Motornya kami serahkan kepada AD pak,” terangnya.

Aksinya itu terpaksa dilakukan karena terdesak kebutuhan ekonomi. “Butuh uang pak,” ujanya. (Jun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!