Pemdes Denanyar Jombang Gelar Musdes Tukar guling TKD Untuk Pembangunan Pasar

Suasana Musdes, yang diadakan Pemdes Denanyar, terkait tukar guling TKD dengan Pemkab Jombang. Senin (24/10/2022).

JOMBANG-Pemerintahan Desa Denanyar, Kecamatan / Kabupaten Jombang Melaksakan Musdes (Musyawarah Desa) dengan agenda tentang Kesepakatan Tukar tanah sawah TKD (Tanah kas desa) Desa Denanyar, dalam rangka mendukung rencana pemerintah kabupaten Jombang, untuk membangun pasar baru di wilayah setempat.

Musdes yang dimulai pukul  09.00 WIB ini, digelar di ruang pertemuan kantor Desa Denanyar. Pada Senin (24/10/2022). Dihadiri Kepala Desa (Kades) Denanyar Ayub Effendi bersama jajaran perangkat desa, Panitia 9 Pengganti TKD , Perwakilan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Yustinus Harris Eko Prasetijo.

Selain itu, Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Nursila Cahyaningrum, Camat Jombang Sudiro Setiono, Tiga Pilar, BPD, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta puluhan petani desa setempat juga turut hadir dalam Musdes.

Suasana Musdes, yang diadakan Pemdes Denanyar, terkait tukar guling TKD dengan Pemkab Jombang. Senin (24/10/2022).

Kades Denanyar Ayub Effendi dalam paparanya menyampaikan, Musdes ini dalam rangka menindak lanjuti Surat keputusan Bupati Jombang nomer : 188.4.45/260/415.10.1.3/2022 tanggal 16 Agustus 2022 tentang lokasi tanah untuk pengadaan lahan pasar baru di Desa Denanyar, Kecamatan/Kabupaten Jombang, dan Surat dari DISDAGRIN  Kab Jombang nomer : 644/2472/415/.32/2022 tanggal 16 Agustus 2022, tentang permohonan proses tukar menukar tanah (Tukar guling tanah) kas Desa Denanyar, untuk pembangunan pasar baru.

Menurut Ayub, sebelumnya yakni pada bulan September 2022 lalu sudah pernah diadakan Musdes, dengan agenda pelepasan TKD desa Denanyar dan Pembentukan Panitia 9.

“Panitia yang berjumlah 9 orang ini, bertugas untuk membantu Pemkab Jombang dan Pemdes Denanyar, mencari tanah pengganti TKD yang akan ditempati pembangunan pasar baru oleh Pemkab Jombang.” Terang Kades Denanyar.

Ayub menyebutkan, untuk agenda Musdes hari ini Senin (24/10/2022) yakni membahas tentang kesepakatan tukar sawah TKD milik Desa Denanyar, dengan tanah pengganti. Serta penyampaian harga appraisal.

“Total luas TKD milik Pemdes Denanyar, yang dibeli Pemkab Jombang dengan cara tukar guling, yakni seluas 3,7 hektar, berlokasi di Dusun Denanyar Utara. Tanah ini akan dibangun pasar baru oleh Pemkab.” Papar Ayub.

Suasana Musdes, yang diadakan Pemdes Denanyar, terkait tukar guling TKD dengan Pemkab Jombang. Senin (24/10/2022).

Sedangkan tanah pengantinya adalah berupa tanah sawah Luas 13,51 hektar Yang berlokasi di Desa Denanyar, Banjardowo dan Plosogeneng.

“Tanah pengganti ini, ada 35 lokasi sawah, 19 pemilik lahan, luas hasil ukur peta bidang 135,083, total luasnya 13,51 hektar, dengan nilai total Rp 22.553.835.000.” Papar Kades Ayub.

Ayub menilai, tanah pengganti TKD milik desa Denanyar, sesuai dan layak. Tanah ganjaran desa yang sebelum nya 3,7 hektar kini menjadi 13,51 hektar.  Untuk harga tanah TKD dan tanah pengganti, bukan ditentukan dari Kades atau tim 9. Karena Panita tim 9 hanya membantu mencarikan lahan pengganti. Untuk harga tanah yang menentukan adalah tim appraisal . Dan tidak ada komisi diluar itu.

“Harga langsung appraisal  ini adalah ketentuan dari pemerintah, tidak ada penambahan atau pengurangan dari Kades dan dari panitia tim 9.” Tuturnya.

Diakhir sambutannya Kades Denanyar, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Jombang dan semua pihak atas kerjasamanya.

“Dan saya berpesan kepada pihak terkait jangan memberi apa-apa (imbalan uang) dan jangan mau kalau diminta apa-apa oleh perangkat desa maupun panitia tim 9. Karena saya menekankan kepada perangkat desa tidak ada komisi dan tidak ada amin-amin. Mudah-mudahan pembangunan pasar ini nantinya bisa membawa banyak manfaat bagi masyarakat Jombang.” Ujar Kades Denanyar.

Ia menambahkan, bahwa pihaknya mendukung rencana pembangunan pasar oleh Pemkab Jombang diwilayahnya, dan berharap pembangunan ini nanti bisa mengurangi angka pengangguran didesanya, dan membuka peluang dagang bagi warganya. Pungkas Ayub.

Sementara itu, Ketua Panitia atau tim 9, Hari Cahyono dalam laporanya menyampaikan, untuk tafsiran harga tanah, adalah keputusan dari Kabupaten dan Provinsi yang disampaikan dengan melihat lahan dan turun langsung ke lapangan.

“Untuk Harga yang disepakati ini dari appraisal  harga pun bervariasi setiap lahan pun berbeda tergantung letak dan luas lahan, harapan saya selaku panitia 9, semuanya berjalan dengan lancar dengan baik kondusif dan semua pihak bisa menerima.” terang Hari

Mustain seorang pemilik tanah, yang berlokasi di Denanyar yang juga hadir dalam Musdes, menyatakan sudah menyetujui dengan harga yang ditentukan oleh appraisal.

“Saya bersama 18 pemilik tanah lainya, sudah setuju dengan harga tanah yang ditentukan melalui appraisal. Karena, harga yang ditentukan apprasial sudah layak, dan sesuai dengan harapan kami.” Ungkap Mustain.

 Untuk diketahui, tukar guling TKD milik Desa Denayar dengan Pemkab Jombang ini, dilakukan karena adanya rencana pemkab Jombang, untuk membangun pasar baru yang membutuhkan tanah seluas 5 hektar. Namun tahun 2022 Pemkab Jombang hanya membeli 3,7 hektar TKD milik Desa Denayar, sedangkan kekuranganya akan dibeli tahun berikutnya.

Sementara 19 orang pemilik tanah seluas 13,51 hektar, yang tanahnya dibeli untuk penganti TKD milik Desa Denanyar, semuanya sudah menyatakan setuju atau sepakat melepas tanah mereka. Begitu pula dengan Pemdes Denayar, juga sepakat menerima tanah seluas 13,51 hektar sebagai pengganti TKD. (Ris/Snt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!