Daerah  

Penataan Landscape Rumah Dinas Bupati Rp 2 M, Muzakir Disebut Hidup Mewah dan Boros

PENDIDIKAN : Suwasanah belajar mengajar di ruang kelas MI Darul hikmah Desa Muara gula, Kecamatan Ujan mas baru, kabupaten Muara enim

MUARA ENIM, NUSANTARAPOSONLINE.com-Warga kabupaten Muara Enim, , kini sedang menyoroti gaya hidup Bupati Muara enim, Sumatera selatan (Sumsel) Ir Muzakir said sohar yang dianggap super mewah di tengah kondisi APBD Muara enim, yang mengalami defisit anggaran beberapa tahun terakhir ini.

”APBD seharusnya dikelola untuk kemakmuran rakyat. Ir Muzakir seharusnya bikin terobosan, bukan malah melakukan pemborosan anggaran APBD yang dikumpulkan dari  keringat  rakyat,” Kata Safri Nawawi, Koordinator Lsm Aliansi rakyat anti korupsi (Lsm Arak).

PENDIDIKAN : Kondisi bagian dalam ruang kelas MI Darul hikmah Desa Muara gula, Kecamatan Ujan mas baru, kabupaten Muara enim

Safri, yang merupakan warga Muara enim, yang sehari-hari bekerja sebagai Jurnalis, di Jawa timur, mengaku prihatin dengan kondisi bangunan sekolah Madrasah Ibtidahiyah  (MI) “Darul hikmah” Desa Muara gula, Kecamatan Ujan mas baru, kabupaten Muara enim. Yang kondisinya sudah hampir roboh,  puluhan tahun tidak ada perhatian dari Pemerintah.

PENDIDIKAN : Kondisi bagian dalam ruang kelas MI Darul hikmah Desa Muara gula, Kecamatan Ujan mas baru, kabupaten Muara enim

“Bupati Muara enim, sangat keterlaluan, masak dia (Bupati) asik-asik mengunakan APBD tahun 2016 sebesar Rp 2 milyar, hanya untuk penataan Landscape Kawasan Rumah Dinas Jabatan Bupati. Sementara bangunan sekolah MI Darul hikmah, sudah mau roboh, dibiarkan begitu saja, oleh Bupati Muara enim. Masyarakat setempat terpaksa urunan (patungan) untuk memperbaiki sekolahan yang nyaris roboh. Sementara Sang Bupati hidup penuh kemewahan.” Ucap Safri, pria lulusan Fakultas Hukum Universitas Muhamadiyah Malang tersebut.

Menurutnya, Bangunan rumah dinas Bupati Muara enim, selama ini sudah termasuk cukup mewah, yang dilengkapi taman yang luas mirip lapangan golp. Namun dibalik kemewahan tersebut Bupati Muara enim masih merasa kurang. Tahun anggaran 2016 Bupati Muara enim, menganggarkan Rp 2 milyar untuk penataan Landscape Kawasan Rumah Dinas. Sementara bangunan gedung sekolah sudah mau roboh tidak diperhatikan oleh Bupati Muara enim.

Safri menjelaskan pada Pasal 31 Ayat (3) UUD 1945 yang menyatakan, “Setiap warga Negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya”

Dan ayat (3) menyebutkan “Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari APBN serta dari APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.”

“Artinya pada pasal 31 ayat (3) sudah jelas-jelas mewajibkan warga negara mengikuti pendidikan dasar, dan pemerintah wajib membiayainya. Amanat UUD 1945 tersebut mewajibkan pemerintah membiayai pendidikan dasar, termasuk diantaranya adalah membiayai pendidikan dasar di MI Darul hikmah. Ini bukan kata saya, tapi kata UUD 1945 yang harus di jalankan oleh Bupati Muara enim.” Tegas Safri.

“Saya sangat menyayangkan, kebijakan Ir Muzakir said sohar, yang mengutamakan membangun taman rumah dinasnya, ketimbang membangun sekolah MI Darul hikmah yang sekarang sudah nyaris roboh. Seharusnya anggota DPRD terhormat, memanggil Bupati Muara enim, terkait kebijakan yang salah kaprah ini. Dewan jangan cuman diam, terima gaji dari rakyat yang diwakilinya.”  Pungkas Safri.

Pria yang bekerja sebagai pemimpin redaksi salah satu koran di Jawa timur ini, mengatakan anggaran besar itu lebih layak jika dialokasikan untuk pembangunan dibidang pendidikan, atau membantu rakyat miskin.

“Coba saja Rp 2 milyar itu untuk membangun MI Darul hikmah, dan program bedah rumah warga tak mampu, sudah tentu sangat berguna dari pada membangun taman rumah dinas Bupati Muara enim, yang sudah bagus.” Kata Safri.

Untuk diketahui, pada APBD tahun anggaran 2016 lalu bupati Muara enim, mengangarakan  proyek Penataan Landscape Kawasan Rumah Dinas Jabatan Bupati, dengan anggaran Rp 2 milyar. Proyek tersebut dikerjakan oleh cv. utama jaya.

Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Himah yang berada di Desa Gula Lama, yang dibangun oleh masyarakat setempat, saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Hampir 85 persen kondisinya sudah sangat rapuh. Anehnya sejak berdiri tahun 1963 silam hingga saat ini sekolah tersebut tidak pernah mendapatkan dana perbaikan olen pemerintah.

Sekolah tersebut memiliki empat ruang kelas yang diisi oleh 121 siswa, untuk siswa baru tahun ini sebanyak 30 siswa.  Sudah berbagai upaya yang dilakukan oleh masyarakat, dan kepala sekolah, mengajukan perbaikan baik itu ke Dinas pendidikan, maupun ke Kantor Kementrian agama Kabupaten Muara enim, tapi sampai hari ini tidak ada tanggapan.

Untuk memperbaiki sekolah yang nyaris ambruk tersebut, tokoh masyarakat setempat, bersama pihak sekolah terpaksa mengadakan rapat desa, untuk mencari solusi tersebut. Hasilnya adalah untuk memperbaiki sekolah tersebut, masing-masing warga setiap rumah ikut urunan untuk memperbaiki sekolah yang merupakan aset masyarakat tersebut.

Sejaka berdiri tahun 1963 MI Darul Himah, pastinya sudah banyak ikut andil membantu pemerintah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) di Indonesia, khususnya warga setempat. (jun)

PENDIDIKAN : Kondisi bagian belakang bangunan sekolah MI Darul hikmah Desa Muara gula, Kecamatan Ujan mas baru, kabupaten Muara enim, yang nyaris roboh
PENDIDIKAN : Kondisi bagian samping bangunan sekolah MI Darul hikmah Desa Muara gula, Kecamatan Ujan mas baru, kabupaten Muara enim, yang nyaris roboh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!