godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Sabtu , September 25 2021
Home / Daerah / PPKM Level 4, Madiun Tiadakan Kegiatan Rutin Perayaan 1 Suro (1 Muharram)
Wali Kota Madiun, Maidi

PPKM Level 4, Madiun Tiadakan Kegiatan Rutin Perayaan 1 Suro (1 Muharram)

MADIUN, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur telah memutuskan, yaitu meniadakan kegiatan perayaan 1 Suro, atau perayaan tahun baru Islam 1 Muharaam 1443 Hijriah di wilayah tersebut.

Keputusan tesebut dilakukan, sebagai upaya mendukung PPKM level 4 yang bertujuan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Wali Kota Madiun, Maidi mengtakan “Pawai taaruf dan kegiatan menyambut 1 Muharam yang mengundang massa tidak boleh. Kemungkinan hanya ada doa secara virtual,” Kata Maidi, saat memimpin rakor bersama Forkopimda setempat di Gedung GCIO Diskominfo Kota Madiun, Kamis (5/8/2021).

Tak hanya itu, ia menegaskan kegiatan “Suroan” dan “Suran Agung” yang bisanya rutin digelar setiap tahun oleh para pesilat juga tidak boleh dilaksanakan. “Saat ini Kota Madiun masih menerapkan PPKM level 4. Jadi ‘Suroan’ dan ‘Suran Agung’ juga ditiadakan.” Ujarnya.

Maidi, meminta kepada seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga situasi Kota Madiun agar tetap kondusif. Ia meminta kepada perwakilan tokoh masyarakat yang hadir dalam rakor itu agar mengsosialisasi keputusan Rakor ini kepada masyarakat.

Wali kota Madiun, juga meminta masyarakat bersabar dan bisa memahami kebijakan ini. Karena kebijakan ini terpaksa kita ambil, demi untuk kebaikan masyarakat.

“Kita ikhtiar dulu. Terpenting, disiplin prokes. Prokes jangan dianggap sebuah kewajiban, tetapi sudah menjadi kebutuhan dari diri kita masing-masing. Kalau semuanya seperti itu, maka kita akan cepat ke level 1,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomer satu di Kota Madiun ini, juga mengapresiasi dua ketua perguruan silat besar, yaitu Ketua Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda Agus Wiyono dan Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate Moerdjoko yang telah ikut menandatangani maklumat akan patuh pada Inmendagri Nomor 27/2021 serta Inwal dan Inbup yang mengatur tentang PPKM Level 1-4.

“Di Kota Madiun dan Kabupaten Madiun sedang diberlakukan PPKM level 4. Jadi kami meminta kepada semua pendekar untuk menerima dan patuh mengikuti langkah para ketua perguruan masing-masing,” Tuturnya.

Ia mengajak pada semua pihak “Mari kita sama-sama tetap tegakkan protokol kesehatan. Jadikan 6M menjadi kebutuhan bukan kewajiban. Semoga masa pandemi ini sehegera berakhir.” Ungkapnya.

Walikota Madiun, juga menyebutkan, total kasus Covid-19 di Kota Madiun hingga Kamis mencapai 5.920 orang. Dari jumlah tersebut 4.648 orang di antaranya telah sembuh, 896 lainnya masih dalam perawatan, dan 376 orang meninggal dunia.

Untuk tambahan kasus per Kamis ini, konfirmasi baru 72 orang, sembuh 54 orang, dan meninggal dunia 7 orang.  (War)

Check Also

Personel Gabungan Gelar Operasi Yustisi Dan Pembagian Masker Gratis Di Pasar Pedas

Ngawi, NusantaraPosOnline.Com-Antisipasi angka penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Ngawi, personel gabungan yang terdiri dari TNI, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!