godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Juni 20 2021
Home / Peristiwa / Seorang Bayi Ditemukan Di Masjid An-Nur Ponorogo
Bayi laki-laki yang ditemukan di Masjid An-Nur Desa Kutukulon Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo. Jumat (19/2/2021)

Seorang Bayi Ditemukan Di Masjid An-Nur Ponorogo

PONOROGO, NusantaraPosOnline.Com- Warga di sekitar Masjid An-Nur Desa Kutukulon Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo.  Jumat (19/2/2021) geger. Pasalnya ada seorang bayi ditamukan telah dibuang di Ponorogo, Jawa Timur (Jatim). Saat ditemukan, bayi dalam keadaan kedinginan dan pusarnya membusuk. 

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu yang diperkirakan berusia lima hari, pertama kali ditemukan oleh Sugiarti, warga setempat.

“Pertama saya lihat di dalam itu bayi yang diselimuti sajadah, dan bayi tersebut dibungkus pakai kain jilbab warna hitam,” kata Sugiarti, Jumat (19/2/2021).

Awal mula penemuan bayi, kata Sugiarti, dirinya mau berbelanja melewati masjid terdengar suara, ia mengira kalau itu suara kipas angin. Waktu pulang belanja, ia mendengar suara lagi. Karena penasaran dirinya memasuki masjid. Waktu masuk, suara itu hilang, ia keluar bunyi lagi. Akhirnya Sugiarti masuk dan menemukan bayi tersebut.

“Saya manggil anak saya, untuk menolong bayi tersebut. Setelah saya gendong, bayi itu diam tidak nangis lagi,” katanya.

Penemuan bayi ini sontak membuat warga yang berada di sekitar masjid melihat bayi tersebut. Sugiarti mengungkapkan saat itu salah satu perangkat desa Kutukulon lewat, kemudian ia melaporkan kejadian penemuan itu kepadanya, yang diteruskan ke Polsek Jetis. “Saya lapor ke Pak Sekretaris desa, waktu itu kebetulan sedang lewat dan diteruskan ke Polsek Jetis,” katanya.

Selanjutnya bayi malang tesebut dirawat di Puskesmas Jetis Ponorogo untuk mendapat penanganan intensif. Saat diperiksa, bayi malang ini memiliki berat badan 3,5 kilogram dengan panjang badan 49 sentimeter.

Tim Medis Puskesmas Jetis Ponorogo, Freni Nawangwulan mengatakan, bayi laki-laki ini dilahirkan tidak ditangani tim medis. Sebab dari tali pusar terlihat dipotong sembarangan.

“Tali pusar dipotong tidak seusai kaidah medis. Bagian ujung tali pusar membusuk,” katanya.  Guna proses pemulihan kondisi kesehatan dan perawatan lanjutan, bayi masih berada di Puskesmas Jetis. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap orang tua dan pelaku pembuangan bayi. (Edy)

Check Also

Pemilik Tambang Batu Kapur Tewas Terjatuh Dari Ketinggian 40 Meter

TUBAN, NusantaraPosOnline.Com-Sukiman (48) yang merupakan pemilik sekaligus pekerja tambang batu kapur, tewas dengan kondisi luka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!