godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Senin , November 30 2020
Home / Investigasi / Tak Bisa Dipakai Dua Kapal Inka Mina Mangkrak Dan Rusak
MANGKRAK : Kapal Inka Mina 174, dan 175 yang mangkrak di pelabuhan pendaratan ikan (PPI) Prigi, Kabupaten Trenggalek.

Tak Bisa Dipakai Dua Kapal Inka Mina Mangkrak Dan Rusak

TRENGGALEK, NusantaraPosOnline.Com- Dua unit Kapal Inka Mina berbahan piber berbobot 30 gross Ton (GT) bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI (KKP) untuk nelayan Kabupaten Trenggalek, Jawa timur, kini kondisinya mengenaskan. Selain rusak di beberapa bagian, kapal bantuan bernilai kisaran Rp 3 milyar dari APBN itu tidak terurus.

Dua kapal tersebut yakni : Inka Mina 174, dan 175 kini kapal tersebut mangkrak, di pelabuhan pendaratan ikan (PPI) Prigi, Kabupaten Trenggalek.

Dari penelusuran NusantaraPosOnline.Com,  dua bantuan kapal nelayan mulai dari awal sudah menuai banyak permasalahan. Di antaranya kapal tersebut berbahan piber yang tipis sehingga tidak cocok dipakai di pantai selatan yang ombaknya besar.

Menurut Anwar, nelayan Prigi, mengatakan dua kapal Inka Mina tersebut cocoknya untuk di sungai bukan untuk dilaut. Kalau dilaut itu tidak layak, karena menggunakan bahan fiber yang tipis, kalau diterjang ombak kapal akan pecah.

“Bantuan Kapal tersebut, diserahkan kepada Kelompok usaha bersama (KUB) nelayan Prigi, tahun 2011 lalu, sejak diserahkan, sampai sekarang tidak digunakan buat melaut. Nelayan yang mau menggunakan kapal tersebut takut. Taku kapal pecah dan karam di tengah laut.”  Kata Anwar. Rabu (22/11/2017).

Anwar, menambahkan sejak kapal diterima nelayan tahun 2011, kapal cuman digunakan saat uji coba saja. Dari 2011 sampai sekarang hanya mangkrak di PPI Prigi. Saat ini kondisi badan kapal sudah rusak parah.  “Bantuan tersebut mubazir, dan gagal mensejaterahkan nelayan.” Ucap Anwar. (shd)

Check Also

Ada Mafia Hukum Dikasus Limbah B3 Di Jombang

Jombang, Tempat Penampungan Ilegal Limbah B3 Terbesar Di Jatim JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Kordinator Lsm Aliansi Rakyat anti …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!