godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Jumat , Januari 22 2021
Home / Daerah / Uang Sertifikasi Guru Triwulan Ke 4 Belum Dibayar, Ini Jawaban Bupati Muara Enim
PENKAB MUARA ENIM : Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar, bersama jajaranya

Uang Sertifikasi Guru Triwulan Ke 4 Belum Dibayar, Ini Jawaban Bupati Muara Enim

MUARA ENIM (NusantaraPosOnline.Com)-Terkait belum dibayarnya uang sertifikasi guru untuk triwulan ke-empat tahun 2016, Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar meminta para guru di Muara Enim untuk bersabar. Muzakir mengatakan, Pihak Pemkab menyadari uang sertifikasi ini merupakan hak guru yang harus dibayar.

”Itu memang telah menjadi hak mereka (guru) tetap harus dibayar. Namun demikian karena kondisi keuangan Pemkab Muara enim, yang belum memungkinkan terpaksa belum bisa kita bayarkan,” kata Muzakir, Jumat, (17/2/2017).

Hal ini bukan hanya terjadi di Kabupaten Muara Enim, tapi hampir di seluruh daerah. Problem nya sama, belum ada transfer dari pemerintah pusat. ”Kita sudah meingatkan dan menagih dana yang memang hak Pemkab Muara Enim. Kemarin saya baru terima surat dari Dirjen Keuangan. Mereka menyatakan Dana Pemkab Muara Enim memang ada, nilainya Rp 220 miliar. Namun dana tersebut belum bisa ditransfer,” ujar Muzakir.

Kendati para guru belum menerima uang sertifikasi, Muzakir berharap guru-guru tetap bekerja dengan semangat. ”Kita tetap akan upayakan agar segera dibayar, Kami minta mereka bersabar dan tetap melaksanakan tugasnya dengan maksimal,”harapnya.Sementara seorang guru yang mengajar di salah satu SMPN di Muara Enim mengaku sangat berharap agar uang sertifikasi segera dibayarkan.

“Kami sangat berharap uang sertifikasi segera dibayarkan. Soalnya gaji sudah habis untuk bayar utang. SK dijaminkan ke bank. Jadi uang sertifikasi itu sangat kami harapkan,” Kata seorang guru yang tak mau disebut namanya itu.

Namun dia juga memahami hal ini bukan kesalahan Pemkab Muara Enim. ”Terus mau bagimana lagi, kalu dana dari pusat belum turun, kami sangat berharap jangan terlalu lama.” ujarnya dengan nada pasrah.

Meski demikian, dia tetap menjalankan tugas seperti biasa. ”Kami tetap menjalankan aktifitas belajar mengajar seperti biasa. Kalau tidak mengajar kasihan anak didik,” terngnya. (jun)

Check Also

Jembatan Bambu Rp 200 Juta Di Ponorogo, Mendadak Viral

PONOROGO, NusantaraPosOnline.Com-Proyek pembangunan jembatan Tukung Desa Bulak, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa timur, ramai menjadi sorotan dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!