godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Oktober 24 2021
Home / Hukrim / Belum Kembalikan Barang Bukti, Kajari Sumenep Dilaporkan Ke Kejati
Rahman Satiyono, korban penipuan proyek jalan fiktif, didamping kuasa hukumnya, saat mendatangi kantor Kejati Jatim, Jl A Yani Surabaya. Senin (5/4/2021).

Belum Kembalikan Barang Bukti, Kajari Sumenep Dilaporkan Ke Kejati

SURABAYA, NusantaraPosOnline.Com-Rahman Satiyono, korban penipuan  proyek jalan fiktif, didampingi kuasa hukumnya, Warsono SH dan rekan, kembali mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur,  Jl Ahmad yani Surabaya. Senin siang (5/4/2021).

Untuk mendesak Kejati Jatim, segera memeriksa Kepala Kejaksaan negeri (Kajarai) Sumenep, dan Jaksa yang belum mengembalikan barang bukti milik kliennya.

Rahman Satiyono bersama penasehat hukumnya Warsono, kliennya menemui Asisten Pengawas (Aswas) Kejati Jatim, untuk menyerahkan laporan dugaan oknum jaksa nakal yang telah melanggar kode perilaku jaksa.

“Hari ini secara formal kami melaporkan Kajari Sumenep, dan jaksa bernama Hari Purwanto yang menangani kasus penipuan yang menerima barang bukti di persidangan, kami minta oknum-oknum jaksa nakal ditindak tegas.” Kata Warsono, didepan kantor Kejati, jatim. Senin (5/4/2021).

Warsono menyebutkan, bahwa perilaku jaksa di Kejari Sumenep yang tidak menjalankan putusan pengadilan yang sudah inkrah, yang menetapkan dan memerintahkan agar menyerahkan barang bukti yang disita kepada yang berhak dalam hal ini kliennya. Sampai hari ini kliennya sebagai korban kasus penipuan, belum memperoleh berkas miliknya berupa sertifikat rumah, BPKB kendaraan dan surat gadai emas milik istrinya.

“Padahal putusan pengadilan jelas-jelas sudah inkrah, menetapkan dan memerintahkan kepada jaksa, agar menyerahkan barang bukti yang sudah diterima sekian banyak itu kepada yang berhak, melalui darimana barang itu disita,” Tegasnya.

Akibat berkas milik Rahman tak kunjung dikembalikan Kejari Sumenep dan Jaksa yang menangani kasusnya. Rahman Satiyono, yang menjadi korban kasus penipuan proyek jalan fiktif yang dilakukan teman masa kecilnya, tak dapat menebus harta kekayaan senilai Rp. 2,850 Miliar yang disita sebagai barang bukti.

“Kalau surat gadai emas, tidak dikembalikan kepada Rahmat, bagaimana Rahman bisa menebus lagi harta yang ia gadaikan dipegadaian.” ujar Warsono.

Dalam pertemuan tersebut, Warsono mendesak Aswas Kejati Jatim segera memeriksa Kajari Sumenep dan jaksa yang dianggap bersalah karena tidak melaksanakan pasal 194 KUHAP.

“Dalam putusan pengadilan yang sudah inkrah, jelas memerintahkan jaksa mengembalikan barang bukti kepada itu kepada pemiliknya. Jadi tidak mungkin Kajari Sumenep dan jaksa tidak mengetahui putusan itu, karena oleh pengadilan salinan putusan ditembuskan kepada Kajari. Namun perintah itu sampai hari ini tidak dilaksanakan oleh Kajari Sumenep.” terangnya.

Usai bertemu ditemui Aswas Kejati Jatim, Rahman berharap laporannya segera ditindaklanjuti agar keadilan dapat ditegakkan. Karena jika berkas miliknya tak dikembalikan maka, kerugian yang dialami Rahman akan terus bertambah setiap hari. (Ags)

Check Also

Korupsi Jalan, KPK Tangkap Wakil Ketua Dewan Direksi PT Wika-Sumindo

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua Dewan Direksi PT. Wika-Sumindo, Petrus Edy Susanto …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!