godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Jumat , Maret 22 2019
Home / Daerah / Berbuat Mesum Dimasjid Sepasang Remaja Di Aceh Besar Ditankap Warga
Pasangan mesum yang ditangkap warga di lantai dua Masjid Jami Baitul Muttaqin Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh besar. Minggu (24/2) petang.

Berbuat Mesum Dimasjid Sepasang Remaja Di Aceh Besar Ditankap Warga

ACEH BESAR, NusantaraPosOnline.Com-Sepasang remaja di Kabupaten Aceh Besar ditangkap oleh warga, karena kepergok sedang berbuat mesum yaitu berhubungan badan layaknya pasangan suami-istri, di lantai dua Masjid Jami Baitul  Muttaqin Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh besar. Minggu (24/2) petang.

Sepasang remaja tersebut keduanya masih bersetaus pelajar, mereka adalan  MR (16)  remaja laki-laki warga Desa Gugop Kecamatan Pulo, Aceh, dan DF (17) remaja putri/wanita, warga Blang Peutek Kecamatan Padang taji. Video mesum berdurasi 1 menit itu kini beredar dan heboh di sosial media. 

Kepala Satpol Pamong Praja (PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Besar, Rusli mengatakan, kedua pasangan remaja tersebut masih berusia 17 dan 16 tahun. Keduanya kini sedang menjalani proses pemeriksaan dan ditahan di kantor Satpol-WH provinsi di Banda Aceh. 

“Iya, benar mereka diamankan warga karena melakukan perbuatan khalwat di atas masjid di Saree, Aceh Besar. Untuk selanjutnya kita menunggu proses dari kesaksian dan kronologis kejadian,” ujarnya dikonfirmasi kumparan via telepon Senin (25/2) seperti dilansir Kumparan.com.
 
Rusli menjelaskan, perbuatan kedua remaja itu diketahui warga setelah merasa curiga atas gerak-gerik keduanya. Usai salat magrib pada Minggu (24/2) kemarin, warga kemudian mengintip dan merekam aksi keduanya sebelum ditangkap. 

“Setelah diamankan mereka dibawa ke polsek dan menghubungi kami. Namun beberapa saat berada di sana, mendengar kabar warga akan datang mereka dibawa ke Mapolres Jantho. Setelah diinterogasi dan didata petugas, sekitar pukul 03.00 WIB pagi tadi dibawa ke kantor Satpol PP-WH Provinsi,” ujarnya. 

Untuk sanksi terhadap keduanya, kata Rusli, pihaknya akan melihat aturan kembali. Musababnya, kedua remaja tersebut masih di bawah umur. Kemungkinan mereka tidak dikenakan hukum jinayah akan tetapi menggunakan hukum adat. 

Hukum adat yang dimaksud adalah dikenakan denda untuk keduanya atau dinikahkan.

“Masih SMA dua-duanya. Masih anak-anak di bawah umur. Mungkin akan ditempuh jalur lain seperti hukum adat tapi kita lihat aturan yang jelas bagaimana. Tidak bisa kita proses dulu,” ujarnya. (jun)

Check Also

Tertangkap Temani 3 Polisi Pesta Sabu, Asriani Malah Terkulai Di Ranjang Hotel

MAKASAR, NusanraPosOnline.Com- Ditresnarkoba Polda Sulawesi Selatan Tiga orang oknum polisi Polda Sulawesi selatan dan seorang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *