Hukrim  

Bersenggolan Saat Nonton Sepak Bola, Puluhan Orang Di Jombang Keroyok Dua Pemuda

Danang (22) warga desa Cukir kecamatan Diwek, yang juga menjadi korban pengeroyokan. Sedang dirawat di RSUD Jombang, Selasa (17/7) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Gara-gara bersenggolan saat nonton pertandingan sepak bola di stadion Jombang, puluhan orang melakukan pengeroyokan terhadap dua pemuda dikawasan tirta wisata (TW) di Desa Keplak sari, kecamatan Peterongan Jombang. Selasa (17/7) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Kedua korban yakni Angga (25) warga Desa Sengon, kecamatan Jombang, mengalami luka parah pada bagian belakang kepala, dan Danang (22) warga desa Cukir kecamatan Diwek, juga mengalami luka-luka dibagian kepala.

Menurut Danang, yang menjadi korban pengeroyokan tersebut, ia mengatakan kejadian bermula pada hari Sabtu (14/7) sore. Saya (Danang) dan Angga menonton pertandingan sepak bola di stadion Jombang. Begitu pula dengan para pelaku, saat menonton sepak bola tersebut terjadilah sengolan badan, dengan para pelaku. Sehingga pelaku tidak terima, dan masih menaruh dendam.

“Tadi saya (Danang) dan Angga, diajak ketemuan oleh para pelaku dengan alasan untuk menyelesaikan  masalah senggolan waktu nonton sepak bola di stadion Jombang hari Sabtu 14 juli 2018. Disepakati ketemu di depan Tirta Wisata Keplaksari. Saya kira mau diselesaikan baik-baik, lalu saya dan Angga, datang ke depan TW sekitar pukul 20.30 lebih duluan dari pada para pelaku.”  Kata Danang, saat ditemui di Rumah sakit umum daerah (RSUD) Jombang, Selasa (17/7) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban bernama Angga, warga Desa Sengon, kecamatan Jombang, jatuh tersungkur di TKP dan terluka parah pada kepala bagian belakang. Selasa (17/7) malam sekitar pukul 21.30 WIB

Setiba di TW saya dan Angga, duduk-duduk di halaman parkir sebelah timur TW dekat tugu Pesawat terbang. Selang beberapa menit para pelaku yang jumlahnya kisaran 25 orang tiba di TKP dan langsung mengeroyok membabi-buta memukuli saya dan Angga.

“Akibat pengeroyokan tersebut, ini kepala saya luka-luka, teman saya Angga juga mengalami luka parah dibagian kepala. Saat dikroyok Angga jatuh tersungkur bersimbah darah. Sekarang sedang koma dan dirawat oleh dokter dirumah sakit ini (RSUD Jombang). Saya mengenali para pelaku, mereka adalah warga Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang.”  Kata Danang.

Untung Polisi, segera datang ke TKP kalau tidak saya (Danang) dan Angga bisa-bisa mati dikroyok. Setelah Polisi datang TKP puluhan pelaku langsung melarikan diri masing-masing. Jadi saya dan Angga bisa selamat.

Menurut Nuri (45) warga desa Keplaksari, yang berada dilokasi kejadian ia mengatakan, sekitar pukul 20.30 WIB sebelum kejadian ia melihat ada dua pemuda yang sedang duduk-duduk di sebelah timur Tirta wisata, tepatnya di dekat tugu Pesawat terbang depan Pos Polisi lalu-lintas. Tak berapa lama datang puluhan orang semua mengendarai sepeda motor, selanjutnya melakukan pengeroyokan terhadap dua orang tersebut.

“Saya sempat kaget, saya kira ada orang sedang konvoi. Ternyata puluhan orang tersebut setiba di tugu pesawat terbang langsung melakukan pengeroyokan terhadap dua orang pemuda tersebut. Mengetahui ada pengeroyokan saya segera  memanggil orang-orang yang ada diwarung yang berdekatan dengan lokasi kejadian.”  Kata Nuri, saat ditemui dilokasi kejadian, Selasa (17/7) malam.

Nuri menambahkan, akibat pengeroyokan tersebut salah satu korban ada yang jatuh tersungkur dan terluka parah dibagian kepala, dan satu orang temanya juga mengalami luka dibagian kepala. Beruntung kejadian tersebut cepat diketahui anggota Polisi lalu lintas yang sedang piket di Pos Lalu lintas, di desa Keplaksari.

“Puluhan orang tersebut semakin beringas memukuli kedua korban. Polisi sempat melepaskan tembakan keudara sebagai peringatan, untuk membubarkan puluhan orang yang sedang melakukan pengeroyokan tersebut. Selang beberapa waktu aparat dari Polsek Peterongan, juga cepat datang kelokasi, untuk melerai kejadian itu.”  Kata Nuri.

Ada beberapa orang yang diduga pelaku pengeroyokan sudah diamankan Polisi, dan beberapa sepeda motor juga diamankan Polisi. Sedangkan kedua orang korban, baru saja dilarikan kerumah sakit umum daerah (RSUD) Jombang, untuk mendapatkan perawatan. Tambahnya. (rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!