godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Jumat , Mei 7 2021
Home / Investigasi / Besok, PT Bangunperkasa Adhitamasentra Kabuh, Bakal Didemo Warga 3 Desa
Pabrik PT Bangunperkasa Adhitamasesentra “GRC board” yang berlokasi di Kecamatan Kabuh

Besok, PT Bangunperkasa Adhitamasentra Kabuh, Bakal Didemo Warga 3 Desa

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Besok pagi (Senin 12 April 2021) warga yang berasal dari tiga desa, yakni, Desa Manduro, Desa Pengampon, dan Desa Karangpakis, kecamatan Kabuh, Kabupaten  Jombang, bakal bergerak menggelar aksi demomstrasi, yaitu mendemo pabrik PT Bangunperkasa Adhitamasentra “GRC board” yang berlokasi di kawasan Kecamatan Kabuh.

Protes yang akan dilakukan warga, berkaitan dengan masalah limbah atau kotoran dari pabrik PT Bangunperkasa Adhitamasentra, yang dibuang kelahan milik warga setempat, selain itu warga menuntut pihak pabrik merekrut pekerja dari warga sekitar pabrik.

“Bentuk dan kelengkapan aksi, jumlan peserta aksi sekitar 100 orang. Titik kumpul Simpang pabrik PT Bangunperkasa Adhitamasentra ‘GRC board’ di Kecamatan Kabuh. Alat praga yaitu spanduk, poster, sound system jalan, speaker dan tenda. Aksi ini sebagai perlawanan warga.” Kata Cucuk, Koordinator aksi, didampingi Purnaji, perwakilan pemuda Desa Manduro, kepada NusantaraPosOnline.Com. Minggu petang (11/4/2021).

Surat pemberitahuan warga, terkait aksi domo yang akan dilakukan warga di pabrik PT Bangunperkasa Adhitamasentra “GRC board” Kecamatan Kabuh

Cucuk, menjelaskan aksi akan dilaksanakan besok pagi Senin 12 April 2021, dimulai pukul 10.00 WIB tempat pabrik PT Bangunperkasa Adhitamasentra “GRC board” dikawasan Kecamatan Kabuh.

Ia menjelaskan, demo besok pagi, ada 5 poin tuntutan, “Jika tuntutan kami tidak diproses atau dipenuhi PT Bangunperkasa Adhitamasentra ‘GRC board’ kami akan menutup pabrik. Jadi besok pagi (Senin 12 April 2021) aksi demonstrasi betul, akan dilaksanakan.” Tegasnya. (Ris/Snt)

Adapun 5 poin tuntutan warga besok pagi, yakni :

  1. Ganti rugi atau pembelian tanah / sawah yang sudah setahun lebih tidak bisa ditanami akibat dampak pabrik yang banjir dan limbah atau kotoran yang keluar dari dalam pabrik.
  2. Tenaga kerja diutamakan mengunakan masyarakat / warga 3 desa yaitu desa Manduro, Pengampon, dan Karang pakis, yang sampai saat ini belum dilaksanakan,
  3. Perbaikan AMDAL / kerusakan lingkungan.
  4. Kontribusi kewarga dan CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan kepada lingkungan seperti polusi, limbah, kebisingan, kerusakan lingkungan dll
  5. Jika tuntutan kami tidak diproses atau dipenuhi kami akan menutup pabrik.

Check Also

Program PTSL Dari Jokowi, Diduga Jadi Ajang Pungli Pemdes Kedunggede Mojokerto

MOJOKERTO, NusantaraPosOnline.Com-Ratusan warga di Desa Kedunggede, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto Jawa timur, diduga menjadi korban …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!