Hukrim

Curian Getah Karet PTPN 7 Bringin, Seorang Petani di Muara Enim Diringkus Polisi

×

Curian Getah Karet PTPN 7 Bringin, Seorang Petani di Muara Enim Diringkus Polisi

Sebarkan artikel ini
Hendi pelaku pencurian getah karet milik PTPN 7 Beringin Muara enim, sebanyak 1 karung dengan berat 70 kg. Setelah diamankan Polsek Rambang Lubai.

MUARA ENIM, NusantaraPosOnline.Com-Seorang petani bernama Hendi (35) asal Dusun Village 1 Desa Sumber Mulya Kecamata Lubai Ulu Kabupaten Muara Enim, Sumatra selatan, diringkus Unit Reskrim Polsek Rambang Lubai, karna melakukan pencurian getah karet milik PTPN 7 Beringin.

Kapolsek Rambang Lubai AKP Henrinadi mengatakan, kejadian berawal pada Selasa 2 Agustus 2022 lalu, pelapor yang merupakan security sedang melakukan patroli bersama dengan rekannya kemudian melihat ada dua orang laki-laki yang salah satunya diketahui bernama Hendi sedang membawa 1 karung getah karet dengan cara dipikul.

“Namun satu orang laki-laki yang belum diketahui identitasnya berhasil kabur, setelah dilakukan Introgasi pelaku Hendi mengakui bahwa telah mencuri Getah Karet milik PTPN 7 Sebanyak 1 karung dengan berat 70 kg. Atas kejadian ini, security PTPN 7 langsung melaporkan kejadian ke Polsek Rambang Lubai.” Kata Henrinadi. Jumat (5/8/2022)

Setelah mendapatkan laporan, Kata Henrinadi, ia langsung memerintahkan Unit Reskrim yang dipimpin Bripka Dali Warisah untuk menuju TKP,  setelah sampai Tim langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti dan langsung dibawah Ke Polsek Rambang Lubai, untuk proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku saat ini telah diamankan di Polsek Rambang Lubai guna mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku kita kenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan hukman diatas 5 tahun penjara.” Ucap kapolsek.

Ia menambahkan, satu pelaku yang sempat melarikan diri, akan terus kita lakukan pengejaran dan kita harapkan kepada pelaku untuk dapat menyerahkan diri Ke Polsek Rambang Lubai. Imbuhnya. (Jun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!