godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Sabtu , Oktober 16 2021
Home / Pemerintah / DPMD Jombang Gelar Sosialisasi Dan Rakor Pelaksanaan BK Khusus Pemberdayaan
Penyerahan secara simbolis BKK Pemprov Jatim dengan total anggaran Rp 1.434.625.000 dan diterima sebanyak enam desa, di ruang Bung Tomo. Rabu (15/9/2021)

DPMD Jombang Gelar Sosialisasi Dan Rakor Pelaksanaan BK Khusus Pemberdayaan

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Untuk meningkatkan sinergi antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jombang, bekerja sama dengan DPMD Provinsi Jawa Timur, menyelenggarakan Sosialisasi dan Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pelaksanaan Bantuan Keuangan Khusus (BK Khusus) Program Pemberdayaan BUMDes, Pemberdayaan Desa Mandiri (Desa Berdaya), dan Pemberdayaan Usaha Perempuan (Jatim PUSPA) yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur tahun 2021.

Acara ini dilaksanakan di Ruang Bung Tomo, Pemkab Jombang, pada Rabu (15/9/2021). Diikuti oleh 16 Desa di Kabupaten Jombang, yang mendapatkan Bantuan Keuangan Khusus (BK Khusus).

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang, Akh Jazuli, dalam sambutanya menyambut positif dilaksanakannya Sosialisasi dan Koordinasi Bantuan Keuangan Khusus Program Pemberdayaan BUMDes Maju, Pemberdayaan Desa Mandiri dan Pemberdayaan Usaha Perempuan oleh Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Jombang.

Acara sosialisasi dan Rakor terkait pelaksanaan BK Khusus, di ruang Bung Tomo. Rabu (15/9/2021)

“Kegiatan Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum dan pemahaman terkait program tersebut kepada semua pemangku kepentingan yang terkait, termasuk kepada pelaksana program dan stake holder lainnya. Sehingga terjalin penyelarasan kebijakan sekaligus kolaborasi dalam rangka proses keberlanjutan program yang pada akhirnya dengan stimulus dana yang diberikan akan mampu menjadi pemicu dan dampak yang signifikan terhadap keberhasilan program.” Kata Sekdakab Jombang.

Jazuli menyebutkan, bahwa tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat dampak dari adanya wabah covid-19 semakin menurun. Oleh karena itu dengan adanya program khusus ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga di desa sekaligus mendorong perekonomian pedesaan, mengoptimalkan prakarsa dan kreatifitas masyarakat, pengembangan potensi ekonomi desa, pengelolaan usaha ekonomi produktif serta mendorong tumbuhnya produk unggulan pedesaan melalui program Jatim Puspa, Pemberdayaan BUMDes dan Desa Berdaya. “Dengan adanya program ini semoga BUMDes makin berdaya, mampu melahirkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan”, Ujarnya. 

Acara sosialisasi dan Rakor terkait pelaksanaan BK Khusus, di ruang Bung Tomo. Rabu (15/9/2021)

Dengan sosialisasi ini Sekdakab Jombang, berharap program ini dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan bermanfaat bagi masyarakat. Perlu dikoordinasikan dengan baik, dijelaskan bagaimana tata penggunaannya, pertanggung jawabannya, sehingga sesuai dengan peruntukannya”, Tandasnya.

Sementara itu Kepala DPMD Jombang Sholahuddin Hadi Sucipto mengatakan bahwa program pemberdayaan BUM Des Maju, Pemberdayaan Desa Mandiri (Desa Berdaya) dan Pemberdayaan Usaha Perempuan Jawa Timur (Puspa) bertujuan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada pelaku ekonomi lokal untuk memanfaatkan sumberdaya milik lokal dalam rangka kesejahteraan bersama dan memperbanyak pelaku ekonomi untuk mengurangi faktor produksi yang tidak terpakai.

Sholahuddin menambahkan, bahwa sosialisasi ini sangat penting agar para kepala desa di Kabupaten Jombang memahami aturan dalam mengelola Bantuan keuangan khusus yang diberikan oleh pemerintah daerah untuk pemerintah desa. Jangan sampai anggaran yang telah di alokasikan menjadi tidak tepat sasaran. Imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut diserahkan secara simbolis Bantuan Khusus Keuangan dengan jumlah dana total sebesar Rp. 1.434.625.000, yang akan diberikan kepada :

Pemberdayaan BUMDes Maju kepada 6 desa, masing-masing BUM Des mendapatkan Rp 75 juta rupiah. Sasaran dari program ini adalah untuk penguatan permodalan BUMDes Maju.

Acara sosialisasi dan Rakor terkait pelaksanaan BK Khusus, di ruang Bung Tomo. Rabu (15/9/2021)

Pemberdayaan Desa Mandiri (Desa Berdaya) diberikan kepada 7 desa, masing-masing desa berdaya akan mendapatkan Rp 100 juta rupiah. Sasaran program ini adalah untuk desa yang mempunyai status kemajuan dan kemandirian desa di tahun 2020 sebagai Desa Mandiri.

Pemberdayaan Usaha Perempuan (Jatim Puspa) sebanyak 3 Desa (total sebanyak 97 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam bentuk barang senilai masing-masing Rp. 2.500.000 per KPM). Sasaran dari program ini adalah KPM Graduasi (Graduasi Sejahtera, Mandiri dan Alamiah) program PKH, dan KPM Pengganti yang berasal dari data DTKS selain KPM Graduasi PKH setelah dilakukan verifikasi dan klarifikasi.

Hadir pada acara ini, Kukuh Tri Sandi S.Pi, MT, M.Sc, Kasi Promosi dan Pemasaran DPMD Provinsi Jawa Timur selaku narasumber, Asisten, Staf Ahli serta kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang, beserta para Camat, perwakilan dari Bank Jombang dan Bank Jatim, Kepala Desa dan Ketua BPD dari 16 Desa lokasi Program bersama pendamping dan pelaksana program. (Rin)

Check Also

Bupati Jombang Lantik Pj Sekda Dan 133 Pejabat Lainya

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab, lantik Penjabat Sekda dan 133 Pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!