godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Januari 24 2021
Home / Hukrim / Driver Ojek Grab Jombang Cabuli Penumpangnya Pelajar 14 Tahun
Yulianto (tengah) tesangka kasus pencabulan siswi SMP umur 14 tahun.

Driver Ojek Grab Jombang Cabuli Penumpangnya Pelajar 14 Tahun

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com- Diduga tak kuat menahan nafsu bejat, seorangdriver ojek online Yulianto (40) warga Kelurahan Jombatan, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa timur. Ditangkap team Ospnal Unit (perlindungan perempuan dan anak) PPA Satreskrim Polres Jombang.

Pasalnya Yulianto, diduga mencabuli  penumpangnya berinisial SA (14) seorang pelajar SMP warga Kecamatan Peterongan Jombang.

“Pelaku YT  (Yulianto) sudah berhasil kami amankan. Masih diperiksa intensif di unit PPA” Kata Kasatreskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu, Selasa (22/1).

Kejadian tersebut bermula saat pelaku menjemput korban di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Jumat (18/1) lalu. Sekira pukul 18.30 WIB, korban yang hendak pulang ke rumahnya di Kecamatan Peterongan.

“Korban merupakan pelajar SMP. Ke Tunggorono untuk kegiatan belajar kelompok di rumah temannya. Usai belajar kelompok, korban tidak ada yang menjemput, selanjutnya korban pun memanfaatkan jasa ojek online, dan melakukan pemesanan lewat aplikasi,” Teranya.

Tak menungu lama, pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam nopol AG 5073 KKB. Sebagaimana ojek online pada umumnya, pelaku juga mengenakan atribut perusahaan. “Pelaku menggunakan jaket  hitam kombinasi hijau,” Kata Pratas.

Nah di perjalanan, muncul niat pelaku untuk memperdayai korban. Pelaku mengajak korban jalan-jalan ke wilayah Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Namun ajakan pelaku ini ditolak korban. Kemudian pelaku kembali merayu korban menangajak nongkrong di kafe sesuai permintaan korban.

Korban akhirnya menyetujui ajakan pelaku. Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku. Untuk mengelabuhi prusahaan (Operator Ojok Online) agar terlihat sudah mengantarkan penumpang sampai tujuan, pelaku melajukan kendaraan sampai dekat rumah korban.

“Namun tidak sampai rumah korban, selanjutnya pelaku berhenti dan mengkonfirmasi aplikasinya bahwa pelanggan telah sampai ke tujuan, lalu aplikasi dimatikan,”  Katanya.

Pelaku membonceng korban menuju rumah kakaknya di JL Dr Soetomo, Kelurahan Jombatan. Pelaku beralasan akan mandi dahulu sebelum ngopi. Tak curiga dengan niat jahat pelaku, korban santai saja saat diajak pelaku masuk ke rumah.

“Kebetulan korban perlu untuk cas HP. Pelaku lantas menggiring korban masuk ke dalam kamar. Di dalam kamar itu, pelaku menidurkan korban di kasur kemudian meremas-remas paksa payudara korban dan juga menciumi bagian bibir korban,” Ujarnya.

Menurut Azi, mendapat pelakuan tersebut, spontan korban memberontak dan mengancam berteriak-teriak minta tolong.

“Pelaku ketakutan dan menghentikan perbuatannya. Selanjutnya korban menghubungi teman-temannya minta dijemput dan dilanjutkan menghubungi petugas.

Takbutuh waktu lama tim buru sergap beserta unit PPA Polres Jombang, tiba di lokasi mengamankan pelaku.

Adapun barang bukti diamankan Polisi diantaranya satu buah HP, satu jaket ojek online hitam kombinasi hijau, satu unit sepeda motor Honda Vario hitam nopol AG 5073 KKB, satu jaket Levi’s biru, satu buah leging hitam.

“Driver ojek online sudah kita tetapkan tersangka. Atas perbuatnya tersangka dijerat pasal 82 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Ancaman hukuman, pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar.” Ujar  AKP Azi Pratas Gupitu . (dwy)

Check Also

Dewi Susiana Effendy, Buronan Kasus Korupsi Rp 128 M Ditangkap Tim Tabur Kejaksaan

SURABAYA, NusantaraPosOnline.Com-Dewi Susiana Effendy (47), salah satu tersangka kasus pembobol Bank Nusa Tenggara Timur (NTT) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!